Menu

Mode Gelap

Hukum · 20 Mar 2017 15:39 WIB ·

Pembunuh Isu Dukun Santet Diamankan


					Pelaku Solihin saat dikeler ke Mapolsek Pakuniran Probolinggo Jawa Timur untuk dilakukan penyidikan. ( dic)

 Perbesar

Pelaku Solihin saat dikeler ke Mapolsek Pakuniran Probolinggo Jawa Timur untuk dilakukan penyidikan. ( dic)

Probolinggo,reportasenews.com –  Solihin (29), warga Dusun Klembun Timur, Desa Ranon, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, akhirnya diamankan Satreskrim Polsek Pakuniran, setelah menjadi DPO 1 tahun, dalam kasus pembunuhan terahadap tetangganya sendiri terkait isu santet.

Solihin melakukan pembunuhan terhadap Sukari (57), karena geram, terhadap korban yang ditengarai menyantet Rohmatul Nurus Ilmi (23), yang tak lain istri pelaku Solihin. Pelaku, sempat melarikan diri usai membunuh korban, ke salah satu gua di pegunungan Sekar Sari,di kaki gunung Argo Puro. Pelaku bersembuyi beberapa hari di dalam gua tersebut, yang selanjutnya kabur ke Wonosobo Jawa  Tengah.

Solihin mengaku, di gua yang berjarak sekitar puluhan kilometer dari rumahnya itu, ia bertahan selama selama 3 hari. “Saya makan seadanya untuk bertahan hidup.daun-daunan dan pisang,”kata Solihin, kepada penyidik.

Motif pembunuhan ini didasari dugaan korban mempunyai ilmu santet dan telah menyantet istrinya. Pelaku membunuh karena ingin balas dendam. Dimana, satu jam sebelumnya Rohmatul, meninggal dunia karena sakit. Diketahui, Rohmatul sudah lama sakit dan tak kunjung sembuh.

Polisi mengamankan barang bukti berupam sepasang sandal japit milik korban dan milik pelaku Solihin, serta sarung dan baju yang dikenakan korban.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin, mengatakan berawal dari informasi warga bahwa Solihin, yang kabur setelah membunuh, akan pulang ke rumahnya untuk menjenguk anaknya. pelaku tidak langsung ke rumahnya, melainkan mampir ke rumah temannya di Desa Alas Nyiur, Kecamatan Besuk.

“Dia diamankan oleh anggota kami di rumah temannya. Tersangka ini sempat melarikan diri ke Wonosobo Jawa Tengah selama lebih satu tahun. Namun, ia pulang ke Probolinggo karena kangen dengan anaknya yang ia tinggal sejak kasus tersebut,” ujar Kapolres Arman, Senin (20/3/2017)

Saat kejadian kata Kapolres, korban tengah duduk di ruang tamu rumahnya bersama keluarga. Tanpa basa-basi, Solihin menyabetkan sebilah clurit ke tubuh Sukari, dan mengenai dada kiri korban, korban yang banyak mengluarkan darah akhirnya meninggal.

Antara pelaku dengan korban masih ada hubungan kekerabatan, dimana Rohmatul merupakan keponakan dari Sukari. Rumahnya pun hanya berjarak sekitar 30 meter .(dic)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang, 2 Rumah Kakak Beradik di Situbondo Rusak Berat

14 Juli 2024 - 21:18 WIB

DuaGudang Terbakar di Situbondo, Kerugian Materi Mencapai 45 juta

14 Juli 2024 - 21:14 WIB

Ae Mutu Air Tiga Rasa, Nikmati Keindahan Alam dan Budaya di Gunung Kelimutu

14 Juli 2024 - 21:08 WIB

Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Apdesi Situbondo Gelar Syukuran

13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Keroyok Seorang Perempuan, Bapak dan Anak di Situbondo Dipolisikan

12 Juli 2024 - 22:10 WIB

Bawa Sajam Saat Konvoi, Puluhan Anggota PSHT Diamankan

12 Juli 2024 - 17:16 WIB

Trending di Daerah