Pasuruan, reportasenews.com – Lahan kritis di Kabupaten Pasuruan, Jatim, mencapai sekitar 40.000 hektar yang berada di tiga kawasan pegunungan, yakni Bromo, Arjuna dan Penanggungan. Untuk mengatasinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, mendesak perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan air dalam jumlah besar, agar menghijaukan kembali lahan itu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Muchaimin mengatakan, akan mengumpulkan perusahaan-perusahaan itu, terutama yang memanfaatkan air dalam jumlah besar.”Agar mereka memenuhi kewajibannya, menghijaukan kembali lahan kritis. Sehingga cadangan air bawah tanah tidak habis dan bencana banjir serta longsor bisa diatasi,” tukasnya, Kamis (1/2/2018).
Di Kabupaten Pasuruan terdapat sekitar 3.000 perusahaan, sebanyak 1.300 di antaranya adalah perusahaan skala besar dengan jumlah perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) sekitar 600 perusahaan. Dari perusahaan skala besar itu, terdapat 82 perusahaan yang memanfaatkan air untuk bahan baku serta proses produksi.
“Konservasi penanaman pohon itu wajib bagi perusahaan. Itu bukan CSR (corporate sosial responbility), karena mereka menggunakan air untuk bahan baku produksinya. Izin lingkungan yang telah dikeluarkan, akan ditinjau ulang jika mereka tidak penuhi kewajibannya,” ancam Muchaimin.
Temuan mengejutkan disampaikan Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Kabupaten Pasuruan, Sulistiyowati, yang mendata secara rinci tentang perusahaan yang telah melalaikan kewajibannya. Dari sebanyak 1,48 juta pohon yang wajib ditanam oleh 82 perusahaan, ternyata hanya terpenuhi sekitar 44.000 pohon saja.
“Tahun 2017 lalu, sekitar 1,4 juta pohon, hanya sekitar 44.000 pohon saja yang ditanam. Tapi masih akan kami konfirmasi ulang ke semua perusahaan, terkait pohon yang ditanamnya. Saat ini kami melakukan evaluasi dan sekaligus menyiapkan formula, agar perusahaan memenuhi kewajibannya,” tandas Sulistiyowati yang juga Dekan Fakultas Pertanian Unmer Pasuruan ini.
Temuan yang diungkap oleh Forum DAS Kabupaten Pasuruan itu cukup mengejutkan. Sebab, hampir semua perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK), ada di Kabupaten Pasuruan. Sebut saja, berbagai perusahaan air mineral seperti PT Danone dengan Aqua-nya, PT Coca Cola Company, Club dan lainnya ada di Pasuruan. (abd)
