Situbondo,reportasenews.com – Penanganan terhadap pasien virus corona Covid-19 di Kabupaten Situbondo, terkendala dengan minimnya ventilator atau alat bantu pernafasan. Utamanya, terhadap pasien infeksi virus corona cukup parah.
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, diakui RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, hanya memiliki dua ventilator, sementara pasien yang membutuhkan jumlahnya melebihi persediaan.
“Ada pasien yang harus dirujuk ke luar kota, karena kita minim ventilator,” ujar Bupati Dadang Wigiarto, Rabu (17/6/2020).
Menurutnya untuk mempercepat pengadaan ventilator, Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Situbondo membentuk tim kecil yang bertugas mempercepat pengadaan ventilator, agar penanganan terhadap pasien COVID-19 lebih maksimal.”Kita sudah bentuk tim kecil yang bertugas untuk pengadaan ventilator,”kata Bupati Dadang Wigiarto, Rabu (176/2020).
Menurutnya, selain ventilator, namun untuk memaksimalkan pelayanan terhadap pasien Covid-19, pihaknya menambah jumlah ruang perawatan untuk memberikan kenyamanan terhadap pasien.
“Kita terus berbenah untuk menangani COVID-19. Tersedianya ventilator yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasien ini, adalah salah satu evaluasi gugus tugas,”pungkasya.
Sementera itu, berdasarkan peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Situbondo, tercatat ada 85 orang dinyatakan positif COVID-19. Rinciannya, 66 orang dalam perawatan (19 orang rawat inap, isolasi mandiri 13 orang, karantina 34 orang). 11 orang dinyatakan sembuh dan 8 orang meninggal dunia. (fat)
