Gresik, reportasenews.com – Jelang H-33 coblosan, Pendiri RGS (Relawan Gerakan Sosial) Jatim H Moh Khozin Maksum Abdul Karim kian gencar mengerahkan massa relawannya untuk gerilya menggalang dukungan suara demi memenangkan pasangan Khofifah-Emil sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2018-2023.
“Massa RGS pendukung Khofifah-Emil yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Timur sudah saya perintahkan untuk terus bergerak mengumpulkan pundi-pundi suara untuk memenangkan Bu Khofifah dan Mas Emil Dardak,” ujar pengusaha sukses Gresik yang akrab disapa Abah Khozin ini.
Lebih lanjut Abah Khozin yang menjabat sebagai Bendahara Umum DPP BAKUPPI (Dewan Pimpinan Pusat Badan Kerja sama Ulama dan Pondok Pesantren Indonesia) ini mengatakan, selain terus bergerak menggalang suara, di momen bulan suci yang penuh berkah ini, dirinya mengajak seluruh relawan massa RGS se-Jatim untuk bersama-sama mendoakan agar pasangan nomor 1 Khofifah-Emil menang dan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim periode 2018-2023.
Disinggung mengapa dalam Pilgub Jatim 2018 RGS menjatuhkan pilihan ke Khofifah-Emil, cucu Kiai karomah Abdul Karim ini mengungkapkan, bagi RGS, hanya pasangan nomor 1 Khofifah-Emil yang bisa meneruskan program Pakde Karwo. Itu artinya, hanya Khofifah-Emil yang mampu menggantikan Pakde Karwo-Gus Ipul untuk memimpin Jawa Timur.
Apalagi, sambung Abah Khozin, Jawa Timur itu daerah kemaritiman, sehingga membutuhkan pemimpin yang bisa menggali potensi yang ada. Dicontohkan, jika berbicara tentang kepelabuhanan, maka pelabuhan tersebut harus ditunjang dengan daerah kawasan, baik industri maupun pergudangan serta kawasan perumahan.
Konsep penataan seperti itu hanya mampu dilakukan oleh seorang cawagub nomer 1 Emil Dardak yang memiliki kemampuan untuk mengelola sesuai dengan bidangnya sebagai ahli pembangunan dan tata ruang kota.
“Konsep penataan seperti itu jika berhasil diwujudkan, maka bisa mengangkat perekonomian, menambah lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan secara tidak langsung kemiskinan akan menurun dengan sendirinya,” papar Abah Khozin yang dikenal sebagai Panglima Tinggi saat RGS mengantarkan Sambari-Qosim (SQ) memimpin Gresik ini.
Tidak hanya itu, pasangan Khofifah-Emil ini juga paling piawai untuk menggarap sektor pertanian, perikanan serta berbagai sentra ekonomi berbasis kerakyatan. Jika itu tergarap, maka secara otomatis sektor parawisata akan melejit disertai dengan bergeliatnya produk-produk unggulan yang sesuai dengan khas daerahnya masing-masing. Alhasil, keberadaan kawasan pusat oleh-oleh akan berkembang pesat, sehingga berpengaruh besar dalam mendongkrak perekonomian masyarakat Jawa Timur.
“Insya Allah, hanya pasangan cagub-cawagub nomor 1 Khofifah-Emil Dardak yang diparingi (diberi,Red) Allah SWT kemampuan untuk menggerakkan program tersebut, sehingga dapat membawa Jawa Timur dan seluruh masyarakatnya lebih sejahtera,” pungkasnya penuh keyakinan. (dik)
