Site icon Reportase News

Peneliti dari Sejumlah Negara Studi Banding Pengelolaan Hutan Jati Di Ngawi

Ngawi, reportasenews.com– Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi menerima kunjungan studi banding tentang pengelolaan hutan jati oleh peneliti dan pengusaha jati dari Costa Rica, Brazil dan Ecuador, di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kedunggalar dan BKPH Walikukun, pada Rabu (29/06/2022) lalu.

Administratur KPH Ngawi Tulus Budyadi menerangkan beberapa tempat yang menjadi lokasi tujuan studi banding diantaranya Petak 64.F Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidowayah BKPH Kedunggalar, Petak 53.I-1 RPH Sidolaju BKPH Kedunggalar, Persemaian Kucur dan Petak 7.H RPH Gendingan BKPH Walikukun.

“Kunjungan studi banding Dr. Louis Ugalde beserta rombongannya ke Ngawi ini adalah untuk sharing pengetahuan tentang pengelolaan hutan jati, pengamatan terhadap tanaman Jati Plus Perhutani (JPP), juga melakukan pengamatan pada proses pembuatan bibit Jati stek pucuk,” terang Tulus Budyadi kepada Jatim Times.

Tulus menambahkan banyak sekali manfaat dari sharing pengetahuan dalam kegiatan studi banding tersebut. Sesuai dengan visi perusahaan, Perhutani bisa Menjadi perusahaan pengelolaan hutan terkemuka di dunia dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Sementara itu DR. Louis Ugalde, seorang Forestry Advisor asal Corta Rica menyampaikan terima kasih kepada Perhutani Ngawi yang telah menerima kunjungan studi bandingnya terkait pengelolaan hutan.

“Thank you very much. It’s a great experience for us” pungkas Louis.

Exit mobile version