Search

Pengendara Sepeda Motor Tak Pakai Masker Dihukum Menyapu Jalan

Seorang pengendara sepeda motor yang terkena razia masker mendapat hukuman menyapu jalan . (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com –  Sebanyak 23 warga pengguna jalan yang tengah berkendara dan tidak mengenakan masker terjaring razia yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak di perempatan lampu merah atau traffic light, Selasa (8/9/2020). 

“Mereka langsung kita sanksi sosial dengan menyapu fasilitas umum selama 15 menit,” kataKepala Dishub Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi, Selasa siang tadi.  Utin menyebut, pengendara sepeda motor yang terjaring razia masker ini di dua lokasi, yakni di traffic light simpang Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jalan Sultan Abdurrahman – Ahmad Yani, dan simpang Jalan Diponegoro – Agus Salim.

“23 orang yang terjaring, dua orang di simpang KPP Pratama, sedangkan 21 orang di simpang Diponegoro,” ujarnya.

Menurut Utin, bagi mereka yang menolak sanksi sosial tersebut, mereka wajib membayar denda sebesar Rp200 ribu. Uang denda yang dibayarkan tersebut masuk ke kas daerah sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 58 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap protokol kesehatan.
\

“Dari sekian banyak pelanggar protokol kesehatan yang terjaring tidak mengenakan masker di perempatan, mereka lebih memilih sanksi sosial menyapu fasilitas umum selama 15 menit ketimbang denda Rp200 ribu,” tegasnya.

Utin menjelaskan, dalam penerapan Perwa ini, sebagian masyarakat belum tahu tentang aturan pemberian sanksi sosial dan denda Rp 200 ribu. Karena itu dirinya mengimbau masyarakat pengguna jalan selalu mengenakan masker saat berkendara. 

Pihaknya secara rutin akan memonitor penggunaan masker bagi para pengguna jalan. Petugas Dishub Kota Pontianak akan menindak tegas mereka yang ditemukan tidak mengenakan masker saat berada di jalan. 

“Jika tidak mau dikenakan sanksi sosial atau denda uang, patuhilah aturannya,” tegas Utin.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pemberlakuan sanksi sosial terhadap masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan itu dalam rangka menerapkan Perwa Nomor 58 Tahun 2020. 

“Jadi ini sudah penerapan sanksi, kita minta warga patuh terutama penggunaan masker,” imbuhnya.

Dirinya menyebutkan saat ini seharusnya tidak ada alasan untuk tidak menggunakan masker. Sebab dari sisi harga, masker itu terjangkau dan tersedia di mana-mana. Tinggal kemauan warga untuk disiplin menggunakan masker. (das)




Loading Facebook Comments ...