Denpasar, Reportasenews.com –
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Journalist Class bagi para wartawan dari NTT, NTB dan Bali. Pelaksanaan Journalist Class berlangsung selama dua hari, 26 dan 27 Mei di Badung Bali.
Pelaksanaan Journalist Class yang diikuti 40 wartawan NTT, NTB dan Bali tersebut sebagai upaya pengembangan dan peningkatan kapasitas serta pemahaman terkait tugas dan fungsi OJK sebagai regulator industri jasa keuangab di Indonesia.
Kepala OJK Provinsi Bali yang diwakili Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis, Irhamsah, dalam sambutannya mengatakan peran awak media sangat vital dalam membangun kesadaran literasi keuangan masyarakat.
“Kami berharap rekan-rekan media dapat menyebarluaskan berita yang akurat dan mengedukasi masyarakat agar mampu membuat keputusan pengelolaan keuangan dan berinvestasi dengan lebih bijak, serta terhindar dari kejahatan keuangan yang sedang marak terjadi,” kata Irhamsah.
Irhamsah mengapresiasi awak media yang telah memberitakan peran OJK dalam pengembangan ekosistem perekonomian yang berkelanjutan dan pemberitaan edukatif dalam menjaga pertumbuhan ekonomi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Menurutnya Journalist Class tersebut dilaksanakan oleh Departemen Literasi, Inklusi, Keuangan, dan Komunikasi, dan OJK Institute yang erkolaborasi dengan OJK Provinsi Bali, OJK Provinsi Nusa Tenggara Barat dan OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi, M. Ismail Riyadi menyampaikan bahwa OJK telah secara masif melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas stakeholders termasuk awak media.
Dan lanjut dia, kegiatan pengembangan kapasitas tersebut dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia, mengenai tugas pokok dan fungsi OJK serta update isu-isu terkini sektor jasa keuangan.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan wartawan media massa dalam turut serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan-pemberitaannya yang masif dan berkualitas, terutama terkait dengan pelaksanaan tugas dan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara,” ujar Ismail.
Dia berharap kegiatan bersama jurnalis media di daerah dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap peran dan tugas OJK sehingga menghasilkan berita yang seimbang dan informastif dalam mendukung ekosistem Industri Jasa Keuangan yang inklusif, inovatif dan berkelanjutan serta meningkatkan inklusi dan literasi masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan industri yang lebih sehat.
Kegiatan journalist class tersebut menghadirkan narasumber yang berasal dari satuan kerja perwakilan dari masing-masing bidang tugas OJK dari Kantor Pusat.

