Menu

Mode Gelap

Internasional · 25 Mei 2017 10:00 WIB ·

Pentagon Punya 800 Basis Militer Di Seluruh Dunia, Dan Masih Akan Ditambah


					Pentagon Punya 800 Basis Militer Di Seluruh Dunia, Dan Masih Akan Ditambah Perbesar

Amerika, reportasenews.com – Amerika Serikat telah mendirikan ratusan fasilitas militer di seluruh dunia dan akan membangun lebih banyak lagi, Presiden Pusat Pelatih Solidaritas dan Perjuangan Brasil, Antonio Barreto mengatakan kepada media Sputnik Mundo, bahwa pangkalan militer di luar negeri menghadirkan ancaman bagi perdamaian global.

“Kami, para pendukung perdamaian, mendesak untuk menutup pangkalan militer asing. Diperlukan kampanye berskala besar saat ini karena kami berada di ambang konflik bersenjata besar di Semenanjung Korea yang dapat melihat penggunaan senjata nuklir. Kapal perang AS, nuklir Kapal selam dan tentara sudah ada di sana. Mereka menimbulkan ancaman bagi Cina, semua negara di kawasan itu dan perdamaian di dunia,” katanya.

Ucapan ini dibuat dalam Seminar Internasional V untuk Perdamaian dan penghapusan Basis Militer Asing yang diadakan di Guantánamo Bay, Kuba. Perwakilan dari sekitar 30 negara turut ambil bagian dalam acara tersebut.

Antonio Barreto mengkritik Amerika Serikat karena telah melakukan kebijakan luar negeri yang agresif dan intervensionis dan membelanjakan jutaan dolar ke dalam kehadiran militer mereka di luar negeri.

“Landasan ini menghadirkan ancaman bagi kemanusiaan, imperialisme Amerika telah mempromosikannya. Saat ini, AS memiliki lebih dari 800 pangkalan militer di semua benua. Administrasi Trump tidak bermaksud untuk mengurangi jumlah mereka, melainkan membangun yang baru lagi seperti yang terlihat di Argentina, Kolombia dan negara-negara lain, terutama berlokasi di Amerika Selatan, “katanya.

Tidak mengherankan, Seminar Internasional selalu berlangsung di provinsi Kuba Guantanamo, sebuah tempat yang telah menjadi identik dengan penyiksaan dan penahanan yang tidak sah dilakukan oleh militer dan intelijens AS.

“Sekitar 117 kilometer dari provinsi Guantanamo telah diduduki oleh sebuah pangkalan militer AS, yang telah berubah menjadi pusat penyiksaan dan pelanggaran mengerikan terhadap hak asasi manusia yang diduga ‘teroris’ yang disimpan di sana lebih dari satu dekade,” kata Barreto. (Hsg)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah