Menu

Mode Gelap

Hukum · 23 Jan 2024 14:14 WIB ·

Permohonannya Ditolak, Firli Bahuri Kembali Ajukan Praperadilan Kasus Pemerasan


					Permohonannya Ditolak, Firli Bahuri Kembali Ajukan Praperadilan Kasus Pemerasan Perbesar

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri. 

 

Jakarta, reportasenews.comSetelah praperadilannya ditolak, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri  kembali mengajukan Praperadilan atas status tersangkanya ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Firli mengajukan Permohonan Praperadilan tersebut pada Senin, 22 Januari 2024 pukul 14.43 WIB.

Menurut Firli, pengajuan kembali permohonan praperadilan itu dilakukan karena praperadilan pertama dianggap tidak jelas.

“Kita mengajukan permohonan Praperadilan karena Praperadilan pertama dianggap tidak jelas (obscuur libel) dan putusan hakim menyatakan permohonan pemohon tidak diterima,” ujar Firli melalui keterangan tertulis, Selasa (23/1).

Firli meminta tim penasihat hukumnya tidak menyerah guna memperoleh keadilan.

“Saya minta rekan-rekan tidak pernah menyerah untuk menjemput keadilan. Fiat justitia ruat caelum, hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh,” ucap Firli, dilansir dari cnnindonesia.com.

Firli kembali menggugat status tersangka kasus dugaan korupsi termasuk pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Polda Metro Jaya ke PN Jakarta Selatan.

Jika sebelumnya Firli menggugat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, kali ini ia melayangkan gugatan ke Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Perkara tersebut telah teregister dengan nomor perkara: 17/Pid.Pra/2024/PN JKT.SEL dengan klasifikasi perkara sah atau tidaknya penetapan tersangka.

Tanggal pendaftaran 22 Januari 2024 dengan pemohon Firli Bahuri. Belum terdapat petitum yang diunggah dalam laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan.

Perkara tersebut akan diperiksa dan diadili oleh hakim tunggal Estiono. Adapun sidang perdana akan digelar pada Selasa, 30 Januari 2024. (bud)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polda Kalsel Ungkap 14 Kasus Tambang Ilegal Dalam Operasi Peti Intan 2024

17 Juli 2024 - 16:27 WIB

Kapolri Pastikan Hasil Pengusutan Kasus Vina Cirebon akan Disampaikan Secara Transparan

17 Juli 2024 - 16:04 WIB

Satgas Pamtas RI Gagalkan Penyeludupan 35,9 Kilogram Sabu dan 35 Ribu Butir Pil Ekstasi di Sambas-Pontianak

17 Juli 2024 - 15:38 WIB

Usai Dilantik, AKBP Rezi Dharmawan Resmi Jabat Kapolres Situbondo

17 Juli 2024 - 15:06 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pejabat Pemprov Jambi di Tes Urine Secara Mendadak

17 Juli 2024 - 14:52 WIB

Perampok Bersenjata Beraksi, Gasak Sejumlah Uang dan Barang Konter HP di Tanjab Barat

17 Juli 2024 - 14:08 WIB

Trending di Daerah