Pasuruan, reportasenews.com – Para petani durian di Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, alami kerugian saat musim panen tahun ini.
Petani mengaku hasil panennya merosot drastis akibat hujan yang terjadi di Pasuruan sejak Desember 2016 – Februari lalu, Sehingga durian banyak yang tak berbuah.
Hasil panen durian tidak seperti biasanya. Satu kebun biasanya menghasilkan durian sekitar 2.000 buah di setiap musim durian. Namun, tahun ini, hasil panennya hanya sekitar 1.200 buah.
“Persoalannya yang utama yakni karena musim hujan yang sering terjadi menjelang musim panen tahun ini, “ucap salah satu petani durian asal Desa Kronto, Suradi saat ditemui di kebun, Rabu (15/3) sore
Ia menjelaskan, sebenarnya tahun ini, hasil panen normal. Sebab, Desember lalu, hampir semua pohon berbunga dan bunganya pun sangat luar biasa lebatnya. Akibat hujan disertai angin, tentunya bunganya rontok dan berjatuhan.
“Rontoknya bunga jadi faktor utama pula. Kami hanya bisa pasrah saja. Mau bagaimana lagi, ini sudah cuaca, “urainya.
Menurutnya, setiap panen, biasanya mendapatkan keuntungan hampir Rp.70 juta. Untuk tahun ini, hasilnya merosot menjadi Rp.50 juta. “Selain itu, rasanya juga sedikit kurang manis dan ukuran buahnya tidak sebagus saat pada musim panas seperti tahun lalu. Pohonnya juga kurang produktif. Biasanya bisa berbuah 20 buah, kini hanya 4 – 5 buah saja, “jelasnya.
Camat Lumbang, M Agus Mashadi mengatakan, di tempatnya, ada tiga kelompok tani durian. Ketiga kelompok ini juga mengeluhkan hal yang sama. Ia sudah melaporkan kondisi ini ke Dinas Pertanian dan sudah ada beberapa upaya untuk pencegahan ini. “Kami sudah koordinasi dengan pemerintah setempat agar tahun depan tidak gagal panen. Apapun caranya yang penting bisa panen dan kualitasnya maksimal, ” bebernya.
Durian Kronto ini sudah dikenal oleh masyarakat luas, khususnya Kabupaten dan Kota Pasuruan. Di lereng pegunungan Bromo ini, terdapat ribuan pohon yang selama puluhan tahun ditanam oleh para petani setempat. Diantaranya durian Karim, Kasmin dan Laron. Durian-durian tersebut akan dipamerkan dalam festival durian Kabupaten Pasuruan, seputaran Masjid Cheng Hoo, Pandaan, pada tanggal 17-19 Maret ini. (abd)

