Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

News Feed · 11 Des 2016 19:59 WIB ·

Piala Aff: Final… Ayo, Timnas Main Total!


					Piala Aff: Final… Ayo, Timnas Main Total! Perbesar

Petarung Lini Tengah, Tak Boleh Lengah

Untuk mengatasi Thailand, maka Timnas harus menurunkan pemain-pemain berkarakter petarung terkuat, terbaik dan paling mobile di lini tengah yang vital. Komposisinya adalah Manahati Lestusen, Bayu Pradana dan Rizky Pora.

Kenapa mereka? Kali ini, berbeda dari sebelumnya, taktik di lini tengah haruslah, pertama, rebut bola dari pemain Thailand sesegera mungkin atau potong aliran bola lawan.

Kedua, kuasai bola seefektif mungkin dengan cara menjauhkan bola dari lawan lewat passing tepat kepada rekan di sayap maupun striker, dan lewat kombinasi one-two dengan pemain sayap sambil merangsek ke dalam pertahanan Thailand. Tapi, tak boleh lagi salah oper.

Manahati Lestusen sangat dapat diandalkan untuk urusan yang pertama. Walaupun masih muda, berusia 23 tahun, Manahati tangguh dalam sliding untuk memotong bola dan pergerakan lawan, selain andal dalam duel udara.

Kualitas yang hampir sama dimiliki oleh Bayu Pradana. Ditambah posturnya yang jangkung, Bayu Pradana mampu mengganggu lawan bahkan merusak permainan lawan. Keduanya ideal sebagai double pivot atau gelandang jangkar ganda.

Mereka bertugas menutup celah dan melumpuhkan gelandang Thailand, Charyl Chappuis dan Chanathip Songkrasin yang gesit dan cepat. Sekaligus, itu akan menutup supply bagi Teerasil Dangda striker andalan Thailand.

Duet bek tengah Fachruddin Aryanto dan, mungkin, Hansamu Yama Pranata tak boleh lengah sedikitpun, harus bergantian mengawal rapat Dangda yang cepat, oportunis, punya tendangan volley kencang serta sundulan.

Peran Rizky Pora dalam skema atau formasi tiga gelandang Timnas adalah menjadi gelandang sayap kiri, mirip peran Andres Iniesta di Barcelona. Cuma, Rizky Pora punya modal dribble dengan pacing sangat tinggi yang menggetarkan bek-bek lawan. Bayangkan saat dia berkombinasi apik dengan Boaz Solossa penyerang sayap kiri Timnas.

Didukung overlapping M. Abduh Lestaluhu, maka mereka akan konstan menekan sisi kanan pertahanan Thailand, membuat bek-bek lawan akan kewalahan dan bingung siapa yang mesti dikawal. Karena, para pemain belakang Thailand harus pula mengawasi Stefano Lilipaly yang, layaknya seorang false nine, bisa muncul dari belakang secara tiba-tiba.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Liburan Lebaran, Polres Situbondo Siagakan Kapal Patroli di Wisata Pantai

13 April 2024 - 14:10 WIB

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Trending di Daerah