Search

Polda Jatim Ungkap Prostitusi Online Anak di Bawah Umur

Surabaya, reportasenews.com –  Kanit IV Subdit V Siber Ditkrimsus Polda Jatim, melakukan pengembangan terhadap kasus dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik atau prostitusi online anak di bawah umur, Selasa (26/2/2021).

Kejadian itu berawal sekitar bulan januari 2021 tersangka berinisial AP (21), seorang pelajar yang tinggal kelurahanTambakrejo Kecamatan, Waru Kabupaten Sidoarjo,  mengenal saudari Nadia dan Safitri.

Kemudian AP sepakat dengan ND dan SF untuk menawarkan korban dengan cara  BO ( Boking Order ) melalui online media Facebook dengan akun,  Angga Gepeng”, MI CHAT dengan nama “ Puput” dan Whatsapp dengan nomor 082120173xxx.

Saat ada pengguna yang ingin mengunakan jasanya lewat tawaran media yang maksud, lalu tersangka AP,  mengatur pertemuan mereka biasanya dilakukan diparkiran hotel yang sebelumnya tersangka AP menyampaikan berapa tarif dan aturan mainnya.

Setelah ada kesepakatan, pengguna dan korban ceck-in dihotel yang dibayar terlebih dahulu oleh korban, namun setelah di kamar hotel sebelum melakukan hubungan suami istri, pengguna membayar tarif terlebih dahulu kepada korban, kemudian setelah selesai, tersangka di beri upah uang dari jasanya.

Dari situlah polisi berhasil mengamankan Barang bukti  KTP atas nama AP, 1 unit HP merek Azus, tipe  Z012DB warna hitam, IMEI 1: 357061070490082, IMEI 2: 357061070490090 simcard XL 087758219xxx, 1 unit HP merek Xiomi model Redmi note 9 warna hitam IMEI 1: 863883050390967 IMEI 2 863883050390975 simcard 1 XL  083848739xxx dan Sim card 2 simpati 082120173947

Kepada tersangka prostitusi secara online ini dapat di jerat dengan pasal 296 KUHP tentang prostitusi dengan ancaman maksimal 1 tahun 4 bulan dan UU ITE pasal 45 UU N0. 19/2016 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.(*)




Loading Facebook Comments ...