Menu

Mode Gelap

Daerah · 16 Jul 2020 21:42 WIB ·

Polres Tulungagung Rilis Mobil dan Motor Pintar Anak Tangguh


					Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat merilis program ‘Mobil dan Motor Pintar Anak Tangguh Semeru’ di halaman Mapolres Tulungagung, Kamis (16/7/2020). (Ist) Perbesar

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat merilis program ‘Mobil dan Motor Pintar Anak Tangguh Semeru’ di halaman Mapolres Tulungagung, Kamis (16/7/2020). (Ist)

Tulungagung, reportasenews.com – Polres Tulungagung terus berinovasi untuk membantu masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini. Kali ini, Polres yang dipimpin AKBP Eva Guna Pandia ini merilis program bertajuk ‘Mobil dan Motor Pintar Anak Tangguh Semeru’ di halaman Mapolres Tulungagung, Kamis (16/7/2020).

Launching program untuk mendukung pendidikan anak sekolah itu juga dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Sekda Kabupaten Tulungagung Sukaji, Kasdim 0807 Tulungagung Mayor Inf. Muji Wahono, Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan, Kepala Kantor BRI Cabang Tulungagung Arief Wibowo, dan sejumlah kepala OPD Tulungagung.

Program Mobil dan Motor Pintar Anak Tangguh tersebut berisi buku-buku pelajaran dan buku paket untuk anak-anak sekolah. Moda transportasi menyerupai perpustakaan keliling itu dikendarai oleh personel Dikmas Lantas dan Bhabinkamtibmas Polres Tulungagung.

“Operator mobil dan motor pintar itu setiap hari berkeliling Kampung Tangguh guna memeratakan layanan informasi dan baca kepada masyarakat, khususnya bagi anak anak. Juga membantu perpustakaan dalam memperkenalkan bаhan bacaan dan pustaka lainnya kepada masyarakat, sehingga dapat meningkatkan minat baca dengan mengembangkan cinta buku kepada anak,” kata AKBP Eva Guna Pandia saat me-launching program tersebut bersama Forkopimda Tulungasung.

Menurut Pandia, kini saatnya semua pihak memfasilitasi anak-anak agar mudah mendapatkan buku bacaan dengan cara mendatangi anak-anak dari kampung ke kampung. “Bukan mereka (anak-anak) yang datang ke perpustakaan,” katanya.

Apalagi pada masa pandemi COVID-19, menurut dia, anak-anak memiliki banyak waktu luang. Meskipun ada tugas sekolah yang diberikan guru, tetapi tidak dapat digunakan secara maksimal untuk belajar mandiri.

Polres Tulungagung Rilis Mobil dan Motor Pintar Keliling Kampung-1

“Demi keselamatan bersama, berada di rumah adalah langkah terbaik untuk mencegah penyebaran virus Corona, di samping senantiasa menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat,” ujarnya.

Pandia memaparkan, salah satu terobosan yang dilakukan pemeri̇ntah bersama kepolisian daerah adalah membuat Kawasan Anak Tangguh Semeru. Program ini bertujuan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, terutama di kalangan anak-anak.

“Dalam Kawasan Anak Tangguh ini, anak-anak diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari wabah virus Corona,” katanya.

Selain Itu,  Kawasan Anak Tangguh juga mengedukasi anak-anak tentang peraturan lalu lintas melalui kegiatan polisi sahabat anak dengan boneka semeru.

Polres Tulungagung Rilis Mobil dan Motor Pintar Keliling Kampung-2

Indonesia Emas 2045

Itu sebabnya, Pandia berharap program Mobil dan Motor Pintar tersebut dapat menjadi penunjang bagi generasi bangsa di bidang pendidikan menuju Indonesia Emas 2045. “Melalui program ini, kita berharap dapat membentuk generasi cerdas yang komperhensif, yaitu produktif, inovatif, damai dalam interaksi sosialnya, sehat dan menyehatkan dalam interaksi alamnya, serta berperadaban unggul,” paparnya.

Pandia mengungkapkan, program yang digagas Polres Tulungagung tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah pada tahun 2020, yakni mempersiapkan kualitas infrastruktur dan sumber daya manusia yang baik menuju Indonesia Emas 2045.

“Selain diaplikasikan di Kampung Tangguh Semeru, program ini juga akan menjangkau wilayah pegunungan. Sehingga, anak-anak di daerah terpencil dapat menikmati Mobil dan Motor Pintar untuk menambah wawasan serta pengetahuan mereka,” ujarnya.

Menurut Pandia, pesatnya perkembangan teknologi memengaruhi minat baca masyarakat. Sebab, kata dia, masyarakat, termasuk kalangan anak-anak, lebih sibuk bermain gadget ketimbang membaca buku. “Padahal, kita ketahui bersama bahwa buku salah satu sumber ilmu,” katanya.

Dia mengungkapkan, kegiatan membaca buku merupakan cara untuk membuka jendela agar masyarakat dapat mengetahui tentang dunia yang belum diketahui sebelumnya. “Apalagi bagi anak- anak, untuk meningkatkan wawasan tak cukup hanya mengandalkan materi pelajaran di sekolah, karena ilmu pengetahuan sifatnya dinamis dan sangat luas,” tuturnya. (Tjg)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gadis Dibawah Umur Dianiaya Rekan Kerja Lantaran Tak Terima Dipanggil Babu

29 November 2021 - 23:08 WIB

Pasutri Asal Balaikarangan Jual Narkoba di Pontianak, Dibekuk Polisi

29 November 2021 - 20:56 WIB

Propam Polres Situbondo, Akan Lakukan Penyelidikan Mobil Patroli Tabrak Bocah 7 Tahun 

29 November 2021 - 16:07 WIB

Polda Banten akan Gelar Swab Test di Pos Pengamanan Nataru

29 November 2021 - 13:40 WIB

Berstatus Sehat, Bank NTT Maksimalkan Peran Agen Pembangunan Paska Pandemi

28 November 2021 - 20:42 WIB

Vaksinasi Di Puskesmas Kedunggalar Ngawi Berujung Kerumunan Warga

28 November 2021 - 16:54 WIB

Trending di Daerah