Menu

Mode Gelap

Nasional · 25 Mei 2022 14:45 WIB ·

Presiden Buka Forum Kebencanaan GPDRR di Bali


					Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka forum kebencanaan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) VII di Bali, Rabu, (24/05/22). (foto:istimewa) Perbesar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka forum kebencanaan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) VII di Bali, Rabu, (24/05/22). (foto:istimewa)

Denpasar, reportasenews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka forum kebencanaan Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) VII di Bali, Rabu, (25/05/22)

“Sebagai negara rawan bencana, Indonesia punya akumulasi pengetahuan dan pengalaman yang bisa menjadi pelajaran penting bagi dunia,” kata Presiden dalam seremoni pembukaan GPDRR VII yang disiarkan langsung kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Rabu, dikutip Antaranews.com.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia juga sangat ingin belajar dari pengalaman internasional.

Sebagai negara rawan bencana, presiden mengatakan, sepanjang tahun 2022 saja misalnya, per 23 Mei Indonesia telah mengalami 1.613 bencana serta rata-rata merasakan 500 kali gempa dalam sebulan baik itu skala kecil maupun skala besar.

“Dengan 139 gunung api aktif, letusan gunung berapi juga mengancam masyarakat di Indonesia. Sepanjang 2015 hingga 2021 tercatat 121 letusan gunung berapi di Indonesia,” katanya.

Dengan segala tantangan dan risiko kebencanaan berat yang bisa terjadi setiap saat itu, Presiden menegaskan masyarakat Indonesia dan pemerintah dituntut untuk terus siaga dan sigap dalam menghadapi bencana.

Indonesia juga harus membangun sistem peringatan dini multibencana serta mewujudkan masyarakat yang sadar dan tangguh akan bencana.

“Daya tahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana sangat menentukan angka kerugian yang harus ditanggung akibat bencana. Semakin tidak siap, semakin besar kerugiannya,” ujar Jokowi.

Presiden juga menegaskan bahwa pengurangan risiko bencana adalah sebuah investasi efektif untuk mencegah kerugian di masa mendatang. ,” kata Presiden dalam bahasa Inggris di hadapan sejumlah pejabat internasional sebelum secara resmi membuka forum GPDRR VII.

Pembukaan GPDRR VII dihadiri antara lain Wakil Presiden Zambia Mutale Nalumango, Presiden Majelis Umum PBB Abdulla Shahid, Deputi Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Kepala SDGs PBB Amina J. Mohammed, serta Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mizoturi Mami.(*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara Ke-76, Polsek Padas Banjir Penghargaan Dan Prestasi

6 Juli 2022 - 13:45 WIB

Sebagai Pendatang Baru Tim StreetSoccer DKI Jakarta Langsung Juarai FORMI VI Palembang

5 Juli 2022 - 23:18 WIB

Harga Cabai Rawit di Situbondo Tembus Rp120 Ribu Perkilogram

5 Juli 2022 - 20:27 WIB

Jamasan Pusaka Sakral, Jelang Hari Jadi Ngawi Ke 664 Tahun

5 Juli 2022 - 20:22 WIB

Pemegang Saham PWON Bakal Terima Deviden Senilai Rp 4 Per Saham

5 Juli 2022 - 20:10 WIB

Gali Potensi Wisata Kalbar Demi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

5 Juli 2022 - 17:28 WIB

Trending di Daerah