Menu

Mode Gelap

Internasional · 28 Mar 2022 17:19 WIB ·

Presiden Zelensky : Ukraina Siap Jadi Negara Netral dan Non Nuklir


					Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (foto:istimewa) Perbesar

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (foto:istimewa)

Jakarta, reportasenews.com – Presiden Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa Ukraina siap menyandang status negara netral dan non-nuklir. Zelensky mengungkapkan pernyataan tersebut menjelang digelarnya dialog dengan Rusia yang akan dimulai pada hari Senin.

“Jaminan keamanan dan status netral, non-nuklir dari negara kami. Kami siap menerima ini. Ini merupakan poin yang paling penting,” kata Zelensky kepada jurnalis independen Rusia, Minggu (27/3), dikutip CNNInonesia.com.

Sebagaimana dilansir CNN, ia kemudian berkata, “Ini merupakan poin prinsip pertama dari Federasi Rusia seingat saya. Dan sejauh yang saya ingat, mereka memulai perang karena ini.”

Rusia melakukan invasi karena kekhawatiran Ukraina masuk ke dalam aliansi pertahanan NATO. Moskow mendesak Ukraina untuk menyandang status netral, atau tak terikat dengan aliansi pertahanan asing.

Rusia juga khawatir Ukraina mengembangkan senjata nuklir, meski Ukraina sendiri sudah sejak lama tak memiliki lagi senjata nuklir

Meski demikian,  Rusia ingin ada kepastian hitam di atas putih. Kini, Zelensky pun menyatakan bahwa Ukraina siap mendeklarasikan status negara non-nuklir.

Meski demikian, Zelensky menekankan bahwa kesepakatan apa pun harus diajukan kepada warga Ukraina dalam sebuah referendum.

“Jadi klausul ini adalah jaminan keamanan bagi Ukraina. Sejak mereka mengatakan itu [jaminan keamanan] untuk mereka juga, ini cukup dimengerti bagi saya, dan kini tengah didiskusikan,” katanya.

“Ini masalah mendalam, tetapi saya ingin memastikan itu [jaminan keamanan] bukan hanya berbentuk selembar kertas. Jadi kami ingin mengubah kertas tersebut menjadi perjanjian serius untuk ditandatangani.”

Zelensky juga mengatakan bahwa isu kedaulatan Donbas dan Crimea harus didiskusikan dan diselesaikan dalam pembicaraan damai yang dilakukan kedua kubu.

Komentar Zelensky ini muncul setelah kantor kepresidenan Turki menyatakan dialog perdamaian Rusia-Ukraina selanjutnya bakal diadakan di Istanbul pada pekan ini.

Perwakilan Rusia dan Ukraina telah mengadakan berbagai dialog untuk mencapai gencatan senjata. Namun, perundingan ini masih mandek dan Rusia terus menyerang kota-kota Ukraina.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sebagai Pendatang Baru Tim StreetSoccer DKI Jakarta Langsung Juarai FORMI VI Palembang

5 Juli 2022 - 23:18 WIB

Harga Cabai Rawit di Situbondo Tembus Rp120 Ribu Perkilogram

5 Juli 2022 - 20:27 WIB

Jamasan Pusaka Sakral, Jelang Hari Jadi Ngawi Ke 664 Tahun

5 Juli 2022 - 20:22 WIB

Pemegang Saham PWON Bakal Terima Deviden Senilai Rp 4 Per Saham

5 Juli 2022 - 20:10 WIB

Gali Potensi Wisata Kalbar Demi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

5 Juli 2022 - 17:28 WIB

TP2DD Kota Pontianak Dorong Pertumbuhan Digitalisasi Transaksi Daerah

5 Juli 2022 - 17:13 WIB

Trending di Daerah