Menu

Mode Gelap

Daerah · 2 Des 2016 12:45 WIB ·

Proyek Tol Probolinggo Terhambat Masjid dan Makam


					Pejabat Kementrian PU-PERA meninjau lokasi pembagnunan Tol Pasuruan-Probolinggo. (foto: dic) Perbesar

Pejabat Kementrian PU-PERA meninjau lokasi pembagnunan Tol Pasuruan-Probolinggo. (foto: dic)

PROBOLINGGO, REPORTASE – Rencana pembangunan proyek tol Pasuruan Probolinggo (Paspro),  sampai saat ini masih terkendala pembebasan lahan. Pembebasan lahan masih terkendala adanya lahan makam dan masjid, tepatnya di Kecamatan Sumberasih dan Wringin Anom, Kabupaten Probolinggo.

Agus Minarno, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tol Pasuruan – Probolinggo Kementrian PU – PERA, menyebut ada sekitar 30 persen wilayah yang belum bisa dibebaskan lahannya, yakni di dua Kecamatan itu. Namun, pihaknya akan membicarakan kendala itu dengan warga.

Meski pihak tidak bisa menggeser masjid ataupun makam kata Agus Minarno, dirinya tetap optimis, bahwa proyek pembangunannya bulan depan akan terselesaikan.

“Jika masjid dan makam memang menjadi penghambat, maka kami akan cari jalan lain supaya pembangunan tol Paspro tetap  berjalan, semisal kontruksi jalan tol ini akan digeser sedikit dari rencana awal agar tidak terkena makam atau masjid,”tegasnya Jumat (2/11).

Kontruksi sendiri kata Agus Minarno, tahun 2017 mendatang akan memulai, tepatnya di wilayah Grati Pasuruan. Ia beralasan bahwa, untuk pembebasan lahan dan pembayaran ganti rugi tol Paspro sudah dilakukan secara keseluruhan.

“Kami sudah berhasil negosiasi dengan warga di Tongas. Yang sebelumnya warga sempat menolak pembangunan jalan tol ini, karena menabrak makam umum setempat. Namun, akhirnya warga mematuhi peraturan yang ada,”tuturnya.

Sementara dalam pembangunan tol ini lanjut dia, nantinya akan ada tiga simpang susun yakni Tongas, simpang susun Probolinggo Barat, Simpang Susun Leces. Tol tersebut diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 271 hektar dan atau sekitar 3000 bidang.

Diketahui, proyek pembangunan tol Paspro yang rencana awal akan dibangun dengan panjang 31,30 Kilometer (Km). Pembangunanya ada tiga sesi, yakni sesi satu, dua dan tiga. Untuk sesi satu, nantinya akan melewati Grati – Nguling sepanjang 8 km. Sesi dua, perbatasan Nguling, Pasuruan – Sumberasih, Probolinggo sepanjang 6 Km, dan Sumberasih – Leces sepanjang 17,30 km.(dic)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang, 2 Rumah Kakak Beradik di Situbondo Rusak Berat

14 Juli 2024 - 21:18 WIB

DuaGudang Terbakar di Situbondo, Kerugian Materi Mencapai 45 juta

14 Juli 2024 - 21:14 WIB

Ae Mutu Air Tiga Rasa, Nikmati Keindahan Alam dan Budaya di Gunung Kelimutu

14 Juli 2024 - 21:08 WIB

Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Apdesi Situbondo Gelar Syukuran

13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Keroyok Seorang Perempuan, Bapak dan Anak di Situbondo Dipolisikan

12 Juli 2024 - 22:10 WIB

Bawa Sajam Saat Konvoi, Puluhan Anggota PSHT Diamankan

12 Juli 2024 - 17:16 WIB

Trending di Daerah