Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Sep 2017 13:26 WIB ·

PVMBG Badan Geologi: Status Gunung Agung Naik Menjadi “Awas” Level 4


					Penduduk desa diungsikan kelokasi aman/ Humas BNPB Perbesar

Penduduk desa diungsikan kelokasi aman/ Humas BNPB

Bali, reportasenews.com – Adanya peningkatan aktivitas vulkanik dari kegempaan yang terus meningkat maka status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali dinaikkan dari Siaga (Level 3), menjadi Awas (Level 4) oleh PVMBG Badan Geologi.

Level Awas adalah level tertinggi dalam status gunungapi. Status Awas berlaku terhitung mulai Jumat (22/9) pukul 20.30 Wita.

PVMBG meminta masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, dan wisatawan agar tidak beraktivitas, serta tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 kilometer dari kawah puncak G.Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Timur Laut, Tenggara dan Selatan Baratdaya sejauh 12 kilometer. Di dalam radius ini tidak boleh ada wisatawan atau aktivitas masyarakat di dalamnya.

Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Awas tersebut kepada Kepala BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD kabupaten di sekitar Gunung Agung untuk diambil antisipasi.

Demikian menurut keterangan pers Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB memberitahukan perkembangan aktifitas Gunung Agung, Jumat (22/9)

Dengan perluasan daerah zona berbahaya tersebut maka pengungsi akan bertambah. BNPB dan BPBD akan mengambil langkah-langkah penanganan antisipasi menghadapi letusan dan penanganan pengungsi terkait dengan peningkatan status Awas dari Gunung Agung.

Warga masyarakat yang berada di kawasan radius bencana (KRB) Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali berduyun-duyun melakukan pengungsian setelah dinyatakan oleh PVMBG Badan Geologi menjadi status level IV atau awas sejak Jumat (22/9) malam.

Kepala BNPB bersama pejabat terkait telah berada di Bali untuk berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan Bupati terkait. Posko nasional segera diaktivasi untuk memberikan pendampingan pemerintah daerah.

Bantuan logistik dan peralatan segera didorong ke titik-titik pengungsian. Rapat koordinasi antar kementerian, lembaga dan unsur lainnya akan segera dilakukan. BNPB dan BPBD sedang menyiapkan petunjuk rambu-rambu jarak radius yang akan segera dipasang di tempat-tempat strategis agar masyarakat dapat mengetahui posisi di radius aman atau berbahaya.

Masyarakat dihimbau untuk tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Hingga saat ini Gunung Agung belum meletus. Pemantauan tetap akan diintensifkan.

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Bali, Menteri ESDM Ignasius Jonan menegaskan bahwa batas radius aman untuk masyarakat adalah 12 kilometer dari puncak Gunung Agung, namun bahaya erupsi juga perlu diantisipasi.

Jonan menegaskan, peningkatan status itu bukan berarti dipastikan akan terjadi letusan gunung berapi itu, melainkan antisipasi penuh agar tak terjadi korban besar bila benar-benar terjadi bencana.

Didampingi pimpinan PVMBG, BNPB, Wabup Karangasem, dan BPBD, ia menjelaskan peningkatan status itu akan ditandai dengan dukungan dari pusat dan provinsi. (Hsg)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah