Menu

Mode Gelap

Daerah · 29 Sep 2023 13:16 WIB ·

Ratusan Barang Bukti Ranmor Belum Diambil, Polresta Kupang Kota Himbau Pemilik  Cek ke Satlantas


					Ratusan Barang Bukti Ranmor Belum Diambil, Polresta Kupang Kota Himbau Pemilik  Cek ke Satlantas Perbesar

Ratusan barang bukti ranmor yang masih menumpuk karena belum diambil oleh pemiliknya. 

 

Kupang, Reportasenews.com – 
Sebanyak 222 kendaraan bermotor yang terdiri dari 221 kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat sampai saat ini masih berada Satuan Lalu Lintas Polresta Kupang Kota.

Ratusan kendaraan tersebut adalah barang bukti hasil penegakan hukum atau penilangan sebanyak 135 unit dan barang bukti laka lantas sebanyak 87 unit.

“Ada 222 unit yang belum diambil oleh pemiliknya, 135 unit barang bukti gakkum dan 87 unit laka lantas,” kata Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, Kompol. Imanuel Zacharias, Jumat (29/9) di kantornya.

Dia menjelaskan dari 222 unit kendaraan barang bukti, 135 kendaraan hasil penegakan hukum (gakkum) terdiri dari 134 sepeda motor dan satu mobil. Dan sisanya sebanyak 87 unit kendaraan roda dua adalah barang bukti dari unit laka.

Disampaikan Imanuel, ratusan kendaraan barang bukti tersebut adalah hasil penegakan hukum sejak tahun 2015 lalu hingga 2023 ini. Begitupun dengan barang bukti yang alami kecelakaan lalu lintas.

“Sudah sejak 2015 sehingga ada yang sudah delapan tahun barang bukti belum diambil oleh pemilik,” jelas Imanuel.

Untuk itu Imanuel mengimbau agar masyarakat yang merasa punya kendaraan roda dua dan satu unit mobil yang sudah bertahun-tahun berada di Satlantas Polresta Kupang Kota untuk melakukan pengecekan.

“Kita himbau agar pemiliknya bisa datang untuk mengidentifikasi dan mengambil kendaraannya, dengan membawa serta bukti kepemilikan karena ada ratusan yang masih terparkir sejak 2015 lalu,” kata Imanuel.

Dia menambahkan jika ada dokumen kepemilikan kendaraan seperti BPKB bisa dibawa serta saat melakukan pengecekan dan pengambilan barang bukti sehingga lebih mempermudah petugas di unit penegakan hukum dan unit laka untuk melakukan identifikasi.

“Kalau tidak punya bukti kepemilikan tapi merasa punya sepeda motor yang pernah ditilang atau kecelakaan lalu lintas bisa datang untuk melakukan identifikasi sehingga bisa didata kembali,” kata Imanuel.

Dia juga menjelaskan dalam proses pengambilan barang bukti tidak dipungut biaya. “Tidak ada pungutan biaya untuk pengambilan barang bukti yang sudah sejak 2015 lalu,” tegasnya.

Dia menambahkan jika masyarakat tidak melakukan pengambilan atau proses pengecekan maka barang bukti yang telah berusia diatas lima tahun akan segera diajukan ke Badan Lelang Negara untuk dilakukan pelelangan.

“Kalau sudah lima tahun keatas tidak ada pemilik yang datang akan segera kita ajukan untuk dilakukan pelelangan,” ucapnya.

Imanuel mengimbau agar masyarakat dalam membeli kendaraan bermotor baik roda dua atau roda empat terlebih dahulu melakukan pengecekan surat-surat atau dokumen kepemilikan seperti Bukti Pemilik Kendaran Bermotor (BPKB) yang juga harus dicocokan dengan cek fisik kendaraan seperti nomor mesin dan nomor rangka.

Karena lanjut Imanuel kebanyakan barang bukti yang tidak diambil oleh pemiliknya ini karena tidak memiliki dokumen kepemilikan atau kelengkapan surat-surat kendaraan.

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Apdesi Situbondo Gelar Syukuran

13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Keroyok Seorang Perempuan, Bapak dan Anak di Situbondo Dipolisikan

12 Juli 2024 - 22:10 WIB

Bawa Sajam Saat Konvoi, Puluhan Anggota PSHT Diamankan

12 Juli 2024 - 17:16 WIB

Warga Usir Truck Tangki Bermuatan Limbah

12 Juli 2024 - 17:11 WIB

Andri Tedjadharma : Bukan Centris Pengemplang BLBI tapi Bank Indonesia Mengemplang Centris !!!

11 Juli 2024 - 20:48 WIB

Gerebek Rumah Warga, Tim Opsnal Polres Situbondo Amankan 348 Botol Miras

11 Juli 2024 - 20:47 WIB

Trending di Daerah