Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 22 Jan 2024 17:30 WIB ·

RSUD dr Soeroto Ngawi Siap Tangani Caleg Stres Pasca Pemilu 2024


					RSUD dr Soeroto Ngawi Siap Tangani Caleg Stres Pasca Pemilu 2024 Perbesar

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeroto Ngawi siapkan ruang khusus untuk caleg yang alami stres oadca Pemilu 2024.

Ngawi, reportasenews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeroto Ngawi jauh-jauh hari telah menyiapkan pengobatan kejiwaan bagi calon legislatif yang mengalami stres, karena gagal atau tidak terpilih pada pemilu legislatif tahun 2024.

Penanganan caleg yang stres akibat kalah akan ditangani melalui poli kejiwaan yang menjadi bagian dari pelayanan yang diberikan oleh RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi.

Kepala Ruang Teratai RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi, Budi Soepriyanto, S.Kep.Ns menyebutkan poli kejiwaan itu sudah memberikan layanan kesehatan setiap hari. Namun, pelayanan gangguan jiwa atau stres untuk sebuah permasalahan yang berbeda, seperti kalah dalam pemilu legislatif, membutuhkan penanganan medis yang berbeda. Karenanya ruang Teratai RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi telah menyiapkan tiga ruangan tempat tidur khusus.

“Tiga ruang di belakang telah kami persiapkan untuk penanganan kondisi caleg stres atau gangguan jiwa karena gagal dalam pileg butuh penanganan berbeda. Selain dokter umum dan sejumlah perawat, kami juga telah menyiapkan dokter spesialis kejiwaan untuk tangani caleg stres,” jelas Budi Soepriyanto.

Lebih lanjut Budi Soepriyanto menjelaskan beberapa hari sebelumnya jumlah pasien yang menghuni ruang Teratai RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi mencapai 39 orang. Namun kini masih menyisakan sekitar 20 pasien gangguan jiwa setelah mendapatkan perawatan dan penanganan dari tim medis.

“Seandainya ada penambahan pasien gangguan jiwa 5 atau 10 orang dari para caleg yang stres kita masih biasa saja,” lanjutnya.

Sejauh ini penanganan pasien dengan gangguan jiwa menempati kamar isolasi dan kamar sal ruang Teratai RSUD dr Soeroto Kabupaten Ngawi. Namun ruangan tetap dibedakan untuk pasien laki-laki maupun perempuan.

“Perawatan untuk pasien dengan gangguan jiwa murni atau stres karena masalah gagal dalam pileg berbeda penanganannya,” tegas Budi Soepriyanto kepada awak media ini.

Budi Soepriyanto menambahkan jika nantinya ada lonjakan pasien, lantaran banyaknya caleg yang stres karena gagal, maka akan dilakukan skema baru di rumah sakit tersebut.

“Misalnya nanti ada lonjakan pasien, misalnya akibat gagal nyaleg, maka akan ada koordinasi skema lebih lanjut,” terangnya. (don)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

780 TPS Akan Lakukan Pemungutan Suara Ulang

21 Februari 2024 - 16:20 WIB

Diduga Kelelahan, Penyelenggara Pemilu di Situbondo Dilarikan ke Rumah Sakit

21 Februari 2024 - 16:03 WIB

AHY dan Hadi Tjahjanto Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN dan Menkopolhukam

21 Februari 2024 - 14:10 WIB

Dua Anak Bupati di Jambi Diprediksi Bakal Melenggang Menuju Kursi DPRD Provinsi

21 Februari 2024 - 12:04 WIB

Tawuran Dua Kelompok Gangster di Jambi, Satu Orang Tewas Terkena Sajam

21 Februari 2024 - 11:28 WIB

Beli Dua Mobil Pakai Cek Kosong, Warga Situbondo Ditangkap

20 Februari 2024 - 20:36 WIB

Trending di Daerah