Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Mar 2022 20:19 WIB ·

Rumah Kejuangan Soroti Wacana Presiden 3 Periode


					Diskusi publik dengan tema Presiden Tiga Periode : antara realita dan Idealita yang bertempat di Cafe KID 85 Cafe & Resto, tepatnya di Jalan Abdurrahman Saleh No. 1A, Pontianak Tenggara, Sabtu (19/3/2022). (foto istimewa) Perbesar

Diskusi publik dengan tema Presiden Tiga Periode : antara realita dan Idealita yang bertempat di Cafe KID 85 Cafe & Resto, tepatnya di Jalan Abdurrahman Saleh No. 1A, Pontianak Tenggara, Sabtu (19/3/2022). (foto istimewa)

Pontianak, Kalbar, reportasenews.com –  Diskusi publik dengan tema Presiden Tiga Periode : antara realita dan Idealita yang bertempat di Cafe KID 85 Cafe & Resto, tepatnya di Jalan Abdurrahman Saleh  No. 1A, Pontianak Tenggara, Sabtu (19/3/2022)
Kegiatan diskusi publik ini diinisiasi oleh rumah kejuangan dan di isi oleh pengamat politik Universitas Tanjungpura, Jumaidi, Herzaky M Putra  selaku kepala badan komunikasi strategis /koordinator jubir DPP (Dewan Pimpinan Pusat)  Partai Demokrat, dan  Sopiallah selaku koordinator BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Se-kalimantan wilayah kalbar dan dimoderatori oleh Hapiz selaku Founder Rumah Kejuangan.
Kegiatan diskusi publik ini diadakan berkaitan dengan gencarnya wacana Presiden 3 periode yang mana ini tentu merupakan suatu hal yang urgensi karena berkaitan dengan Pasal 22E ayat (1) UUD 1945 Pemilihan Umum dilaksanakan secara berlangsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali dan jelas hal ini melanggar konstitusi.
” Ada beberapa alternatif kenapa ada wacana penundaan pemilu yg pertama karena kondisi pandemi yang kedua upaya pememulihan perekonomian yang hari ini diakibatkan ekonomi, saya rasa ekonomi Indonesia udh membaik, udh banyak kegiatan kegiatan yg membantu perekonomian Indonesia seperti UMKM dan lain sebagainya. Di UUD (Undang-undang Dasar) pemilu Pasal 22E UUD 1945 itu sudah jelas bahwa anggota DPD, DPR, Presiden dan wakil  presiden itu dipilih emang pelaksanaan pemilu selama lima tahun sekali, kalau pun menjabat lagi maksimal 2 periode. Kalau masalah karena Ekonomi, Pandemi tidak masuk akal kecuali kita dalam kondisi perang di Ukraina, kalau pemerintah mewacanakan ini apalagi dari kalangan politik atau kalangan menteri, secara pribadi saya menolak ini karena mencenderai suatu konstitusi kita,” ujar Sopiallah
Jumaidi selaku salah satu pemantik diskusi turut memberi tanggapan tentang penundaan pemilu dan perpanjangan presiden 3 periode mengatakan  “Wacana menunda pemilu dan perpanjangan presiden 3 periode dalam bentuk pembegalan, jelas dalam UUD 1945 pemilihan presiden itu 5 tahun sekali, ini pembegalan Demokrasi namanya,” tegas Jumaidi. (*)
Komentar
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

IPW Dorong Perseteruan Perwira Polri Dengan Mertua dan Adik Iparnya Diakhiri Secara Damai

27 Mei 2022 - 22:17 WIB

DPDR Gelar Paripurna PAW Anggota Fraksi PDIP Sisa Masa Jabatan 2019-2024

27 Mei 2022 - 19:44 WIB

IPW Minta Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI Jelaskan Penghentian Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

27 Mei 2022 - 17:10 WIB

Pastikan Keamanan Perayaan Kenaikan Isa Al Masih, Polres Ngawi Perketat Gereja

26 Mei 2022 - 17:12 WIB

Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir Ditengah Masyarakat

25 Mei 2022 - 16:24 WIB

Presiden Buka Forum Kebencanaan GPDRR di Bali

25 Mei 2022 - 14:45 WIB

Trending di Nasional