Site icon Reportase News

Santuni Yatim dan Dhuafa, Bupati Gresik Ajak Anak Yatim Tetap Bersemangat

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tampak menahan air mata saat memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa. (dik)

Gresik, reportasenews.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tak kuasa lagi membendung air matanya begitu menatap wajah para yatim dan kaum dhuafa. Bukan hanya sekali, namun hampir di setiap kesempatan ketika Allah mempertemukan mereka.

Seperti yang terjadi kemarin. Bupati Sambari, orang nomor satu di Pemkab Gresik tampak berkaca-kaca menahan air mata saat memberikan santunan kepada yatim piatu dan kaum dhuafa di RSUD Ibnu Sina Gresik, Selasa (5/6/2018) petang.

“Saya ini yatim sejak bayi, tapi atas kehendak Allah, saya bisa menjadi bupati. Makanya, semangatlah belajar dan bercita-citalah untuk menjadi Presiden, Menteri, Gubernur, Kepala BUMN, Bupati, dan menjadi pengusaha yang sukses. Rejeki dan nasib hanya Allah SWT yang menentukan,” ungkap Sambari.

Bupati Sambari juga meminta kepada para anak yatim piatu untuk tidak sedih berkepanjangan. Menurutnya, semuanya sudah diatur oleh Tuhan Yang Maha Esa.

 “Mari, semuanya tersenyum untuk berbahagia bersama. Sebentar lagi kita akan berbuka bersama. Kita semuanya bersama-sama menikmati makanan untuk berbuka puasa ditempat yang sama. Dan yang lebih penting, sebentar lagi kita akan merayakan Idul Fitri” ujar Sambari memberikan semangat kepada para anak yatim piatu dan dhuafa yang hadir.

 Selain bupati, acara buka bersama yatim serta pemberian santunan RS Ibnu Sina ini dihadiri oleh Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi, Ketua MUI Gresik KH. Mansyur Shodiq, Ketua Baznas Gresik Abdul Munif, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Gresik, para Kepala OPD Pemkab Gresik dan segenap Pimpinan serta Karyawan RS Ibnu Sina Gresik.

 Direktur Utama RS Ibnu Sina Gresik dr. Endang Puspitowati mengatakan, kegiatan Santunan Yatim dan Dhuafa ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun yang dimulai sejak tahun 2011.

 ” Jumlah santunan serta bingkisan yang diberikan kali ini sebanyak 250 unit. Yang terbagi dalam 100 santunan serta bingkisan untuk yatim piatu dan 150 santunan serta bingkisan dhuafa.” Ujarnya kepada kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno.

Endang juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan jumlah santunan pada tahun tahun berikutnya, agar lebih banyak lagi jumlah yatim dan dhuafa yang bisa disantuni. (dik)

Exit mobile version