Menu

Mode Gelap

Flora Fauna · 6 Feb 2021 21:23 WIB ·

Sari Melahirkan Anak Kedua di Taman nasional Gunung Leuser


					Sari, gajah betina di di Pusat Pelatihan Khusus Resor Tangkahan di kawasan hutan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser) melahirkan anak kedua. (Foto. Prb) Perbesar

Sari, gajah betina di di Pusat Pelatihan Khusus Resor Tangkahan di kawasan hutan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser) melahirkan anak kedua. (Foto. Prb)

Langkat, Reportasenews – Satu ekor anak gajah berjenis kelamin betina lahir di Pusat Pelatihan Khusus Resor Tangkahan di kawasan hutan TNGL (Taman Nasional Gunung Leuser), Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Proses kelahiran anak gajah pertama kali diketahui oleh Mahout, seorang petugas kesehatan Balai Besar TNGL saat melakukan pemeriksaan rutin. Mengetahui satu ekor indukan gajah akan melahirkan, petugas yang bernama Mahout melakukan penanganan untuk proses kelahiran.

Sudiro Kasubag Evaluasi Lapangan dan Data (EVLAP ) saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya pada jumat (4/2) memebenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan petugas langsung mengambil tindakkan dengan cara mengamankan lokasi kelahiran, menjauhkan gajah jinak lain dari lokasi proses kelahiran dan berkonsultasi dengan Dokter hewan untuk arahan penanganan kelahiran.

Selain itu, setelah proses kelahiran selesai, induk dan anak gajah dikeluarkan dari kandang inap dan ditempatkan pada lokasi khusus yaitu kandang karantina untuk memudahkan perawatan dan pengawasan dengan membersihkan tali pusar anak gajah dengan obat anti lalat, mengukur badan dan berat anak gajah, memantau proses pengeluaran ari-ari dari induk gajah, memastikan anak gajah dapat menyusu ke induknya dan memastikan asupan pakan dan minum yang cukup untuk induk gajah.

“Diketahui anak gajah betina yang baru lahir tersebut memiliki berat badan 60 kg, lingkar dada 104 cm dan tinggi bahu 40 cm. Anak gajah yang baru lahir itu dilahirkan oleh indukan gajah betina yang bernama Dari yang berusia 42 tahun. Kelahiran anak gajah ini merupakan kelahiran yang kedua dari indukan yang bernama Sari, yang sebelumnya lahir pada tahun 2012 lalu dan diberi nama Amelia,” ucapnya.

Indukan gajah yang bernama Sari ini awal mulanya merupakan hasil penangkapan gajah liar di Blok hutan wilayah Gampoeng Kuede Ule Gle, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh pada tahun 1991 saat Berusia 12 tahun. Kehamilan Sari diketahui pertama kali di bulan September 2020 pada saat dilakukan pemeriksaan rutin dengan menggunakan alat USG (Ultrasonografi). Pada saat pemerikasaan tersebut didiagnosa Sari pada tahap trisemester akhir.

“Saat ini belum kita kasi namanya dari anak gajah tersebut dan kelahiran anak gajah ini menambah jumlah gajah yg ada ditangkahan skrg menjadi 9 ekor,” tutur Sudiro.

Gajah Sumatera merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi di Indonesia. Hal itu berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi. (prb)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Brebes 2024 Dilantik

16 Mei 2024 - 17:24 WIB

Trending di Daerah