Tanjungpinang, reportasenews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Riau melakukan inspeksi mendadak ke kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri, di Dompak, Tanjungpinang, Rabu (3/5).
Sidak ini dipimpin langsung oleh Kabid OP dan Trantib Said Haris Alqudsi didampingi Kabid Penegakan Perda Abdul Latif dan Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA) Sentot Wicaksono.
Seperti dikatakan Said Haris, kegiatan sidak ini masih ada kaitannya dengan penerapan e-disiplin di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yakni setiap pegawai wajib hadir tepat waktu di pagi hari serta apel, dan pulang sesuai waktunya.
Dan sistem absebsi dilakukan menggunakan sistem finger print. “Sidak ini kita lakukan dalam rangka menjalankan amanah gubernur dan sekda terkait disiplin pegawai, yakni Pergub Nomor 6 tahun 2017. Kita tidak mau ada pegawai yang sudah melakukan finger print tapi tidak apel. Apalagi pegawai yang keluar tanpa memberikan keterangan terhadap pimpinan,” kata Said Haris.
Menurut Said Haris, Pergub Nomor 6 tahun 2017 berlaku untuk seluruh pegawai, tanpa terkecuali. Oleh sebab itu, sidak yang dia lakukan bersama jajarannya pun secara merata ke seluruh OPD tanpa terkecuali, baik yang berada di bawah sekretariat daerah maupun yang ada di kantor dinas di luar sekretariat.
“Kita datangi kantor OPD, lalu kita absen. Dari absen tersebut akan terlihat siapa yang masuk dan tidak. Yang ada keterangan tidak masuk dan yang tanpa keterangan dan sebagainya. Selanjutnya absensi tersebut akan kita sampaikan kepada gubernur melalui sekda. Selesai tugas kita sampai di situ, selanjutnya terserah pimpinan,” kata Said Haris.
Menurut Said, Sidak yang dia lakukan tidak hanya siang hari saja. Namun malam hari juga dia lakukan, yakni sekitar pukul 20.00 WIB sampai 00.00 WIB.
“Malam hari juga kita sidak. Selain di kantor pemprov ini banyak aset yang kita jaga. Kita juga tidak mau kalau malam kantor gubernur ini jadi tempat mesum pasangan muda-mudi. Apalagi kalau pasangan itu antar sesama pegawai, itu yang kita hindari bersama,” tegasnya.
Tindakan persuasif yang sifatnya dadakan ini, lanjut Said Haris dilakukan kapan saja tanpa memberitahukan terlebih dahulu. Sehingga apa yang dihasilkan dilapangan tidak dibuat-buat atau apa adanya.
“Hari ini kita sidak di seluruh kantor biro sekretariat daerah. Mohon maaf atas ketidak nyamanan ASN, PTT dan THL. Karena gaji anda dari uang rakyat. Sesuai amanah Sekda Provinsi Kepri pegawai harus melayani dengan baik, santun dan persuasif,” ujar Said Haris.
Lebih luas, Said Haris juga telah menempatkan personl Satpol PP di Pelabuban Sri Bintan Pura Tanjungpinang dan Pelabuhan Mentigi Tanjung Uban. Tujuannya untuk mendata pegawai yang ada di batam yang akses ke kantornya melalui kedua pelabuhan tersebut. (aul )