Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Agu 2016 23:06 WIB ·

Satu Keluarga Dibacok Orang Gila


					Satu Keluarga Dibacok Orang Gila Perbesar

MOJOKERTO – Nasib apes menimpa keluarga Juono, (40) asal Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, saat asyik berkumpul bersama keluarga, ia beserta anak istrinya menjadi korban pembacokan yang dilakukan Agus Hadianto (36) alias Anto tetangganya sendiri, Minggu (14/8/2016).

Akibatnya, Juono, Mutmainah (35), Dini Irianti (20), dan Silfi (20) teman kuliah Dini harus dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka parah di bagian tubuhnya. Sementara, Anto langsung diamankan warga dan dibawa ke Mapolsek setempat.

Dari informasi yang dihimpun, aksi brutal Anto itu terjadi saat Dini bersama dengan Silfi dan Mutmainah berada di rumah neneknya yang berada di belakang rumahnya. Saat itu, mereka hendak mengolah mangga muda untuk dibuat rujak buah.

“Tadi saya rujakan di rumah mbah (nenek) saya sama teman saya dan ibu, waktu itu bapak tidur di rumah. Tiba-tiba Anto, masuk dan sudah bawa golok. Kami kaget waktu itu, tapi awalnya kami tidak menjauh,” ungkapnya saat tergeletak di ruang IGD RS Dharma Husada, Minggu (14/8/2016).

Tanpa banyak kata, Anto mengayunkan golok yang dipegangnya ke arah Silfi dari arah belakang. Hingga membuat punggung Silfi berdarah. “Saat itu kami langsung berlari setelah mengetahui Silfi terluka. Kami semua ketakutan,” imbuhnya.

Mengetahui hal itu, Dini berupaya melarikan diri melalui pintu belakang. Ia bermaksud menuju ke rumahnya untuk meminta pertolongan. Namun ternyata, Anto terus mengejarnya.

“Tadi ibu sempat menghadang Anto, namun justru di bacok berkali-kali sampai terluka parah,” terangnya.

Mendengar kegaduhan di dalam rumahnya, Juono yang sebelumnya tidur, mendadak terbangun. Ia pun kaget saat mengetahui sang istri sudah tergeletak bersimbah darah. Sementara, Anto dengan gagahnya memegang golok.

“Waktu ayah melawan Anto, malah ayah dibacok juga hingga mengenai tangannya. Saat itu saya mau bantu, tapi saya juga terkena sabetan golok itu,” paparnya.

Tak lama, Saiful Arifin (53), ketua RT setempat datang ke rumah Juono, setelah mendengar teriakan minta tolong dari mulut Dini. Saiful bersama warga lantas mengamankan Anto dan membawa satu keluarga itu ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Saya tidak tahu persis, saat saya masuk kondisinya sudah terluka semua. Kemudian saya dan warga langsung mengamankan Anto. Sampai saat ini saya masih mencari dimana golok yang digunakannya,” sambung Saiful.

Dikonfirmasi terpisah, Iptu Suyono, Kasubag Humas Polres Mojokerto mengatakan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Ngoro. Selanjutnya, pelaku akan dibawa ke rumah sakit jiwa, Sumberporong, Lawang, Kabupaten Malang.

“Pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan, sehingga bersama dengan aparat desa setempat, kami membawa pelaku ke RSJ Sumberporong di Kabupaten Malang. Sedangkan untuk korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Dharma Husada, Kecamatan Ngoro,” tandasnya.

(aky)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Satu Jamaah Haji Asal Batanghari Meninggal di Mekkah

21 Juni 2024 - 18:46 WIB

PPDB SMPN 8 Kota Madiun Terima Titipan Siswa, Tolak Peserta Luar Kota?

21 Juni 2024 - 16:38 WIB

Dalam Kasus Bank Centris Kemenkeu Menjadi “Pengecut”

21 Juni 2024 - 15:22 WIB

Trending di Hukum