Menu

Mode Gelap

Daerah · 9 Apr 2020 17:11 WIB ·

Satu Pasien Positif Covid-19 dan 23 PDP Gresik Dinyatakan Sembuh


					Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik. 

Perbesar

Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik. 

Gresik, reportasenews.com – Malam Nisfu Sya’ban benar-benar membawa kabar gembira bagi masyarakat Gresik. Betapa tidak,  satu pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Gresik, Jawa Timur dinyatakan telah sembuh.

Tidak hanya itu, 23 Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  juga sudah selesai pengawasan alias dinyatakan sembuh. Dengan begitu, PDP Gresik yang semula 69 orang, kini tinggal 44 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 drg. Saifudin Ghozali mengatakan, dari 23 pasien yang masuk kategori PDP itu, salah satunya adalah pasien asal Driyorejo Gresik yang berprofesi sebagai perawat.
“Dia Desta, perempuan 43 tahun yang tinggal di Perumahan Kota Baru Driyorejo sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani swab dua kali dan foto thorax,” katanya kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).
Lebih lanjut Saifudin Ghozali yang juga Kadinkes Gresik ini menuturkan, pasien tersebut sebelumnya dinyatakan positif terkena Covid-19 kendati bekerja sebagai perawat di salah satu rumah sakit Surabaya. Setelah positif, yang bersangkutan menjalani isolasi diri selama 14 hari dan menjalani perawatan medis.
Sementara itu Wabup Gresik H Moh Qosim menyambut gembira terkait satu pasien positif covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh.

“Ada kabar baik hari ini. Satu pasien yang berdomisili di Driyorejo sembuh. Semoga yang lainnya mengikuti,” kata Qosim didampingi Ketua dan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Gresik.

Qosim menambahkan, selain pasien positif dinyatakan sembuh, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sembuh juga mengalami peningkatan. Total ada 23 PDP selesai pengawasan, sedangkan 44 orang masih dalam masa perawatan.

Dalam kesempatan tersebut,  Qosim menegaskan, Pemkab Gresik serius dalam penanganan wabah virus corona. Apalagi, pihaknya sudah mengalokasikan Rp 156 miliar. Angka itu termasuk untuk dampak sosial akibat corona.

“Angka itu juga digunakan untuk bantuan sembako yang akan dibagikan kepada warga pra sejahtera yang tidak menerima PKH maupun kartu sembako dari pemerintah pusat,” tandasnya.

Untuk diketahui, update data dari Satgas Penanganan Covid-19 Gresik per hari ini menyebutkan, jumlah orang dalam resiko (ODR) total ada 790 orang, sedangkan 686 orang selesai pengawasan, lainnya masih dilakukan pengawasan oleh tenaga medis dan diisolasi selama 14 hari.
Selanjutnya, orang dalam pemantauan (ODP) 790 orang dan sebanyak 140 orang selesai dipantau. Kemudian, kasus positif corona di Gresik berjumlah lima kasus, tiga masih dalam perawatan, satu sembuh, sedangkan satu meninggal dunia. (dik)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah