Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Hukum · 17 Nov 2016 14:33 WIB ·

Satu Terdakwa Pembunuh Ismail dan Ghani Mangkir


					Sidang kasus pembunuhan pengikut padepokan Dimas Kanjeng Perbesar

Sidang kasus pembunuhan pengikut padepokan Dimas Kanjeng

PROBOLINGGO, REPORTASE – Sidang ketiga terhadap 7 terdakwa kasus pembunuhan Ismail Hidayah dan Abdul Ghani, yang digelar di PN Kraksaan, belum bisa maksimal. Pasalnya, 1 terdakwah bernama Wahyudi tidak mengikuti jalannya persidangan karena sakit.

Wahyudi sendiri saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis di rumah tahanan (rutan) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (17/11).

“Terdakwa Wahyudi tidak bisa mengikuti jalannya persidangan ketiga hari ini, ia sedang sakit dan masih dilakukan pemeriksaan kesehatannya di rutan,”jelas Joko Wuryanto, Kasi Intel Kejakaaan Negeri Kabupaten Probolinggo, saat ditemui disela sela persidangan di PN Kraksaan.

Joko mengungkapkan, meski Wahyudi tidak ikut jadwal sidang hari ini, namun persidangan tetap dilakukan terhadap 6 terdakwa lainnya.

Enam terdakwah yang disidangkan hari ini adalah Suari, Wahyu Wijaya, Mishal Budianto, Tukijan, Achmad Suryono, dan Wahyu Wijaya.

Wahyu Wijaya namanya tercantum dua kali, karena terlibat dua kasus pembunuhan Ismail dan Abdul Ghani.(DIC)

 

Komentar
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Lepas 300 Pemudik Bermotor, Kapolda Banten Sebut Situasi Lalu-lintas di Pelabuhan Ciwandan Berangsur Normal

9 April 2024 - 11:50 WIB

Trending di Daerah