Search

Scabies di Pontianak Ditangani dengan Cepat

Erna, salah satu penderita Scabies yang juga diidap ketiga anaknya termasuk bayinya. (Foto Das)

Pontianak, reportasenews.com – Orang yang terkena penyakit Scabies di Gang Pisang Berangan yang sebelumnya disebutkan sebanyak 186 orang, setelah didata dan diverifikasi kembali yang terserang Scabies menjadi 84 orang,  terdiri anak-anak dan dewasa.

“Balita yang terserang cuma satu namun anak-anak ada puluhan,” ungkapnya Ketua RT 002 Gang Pisang Berangan,  Qalbidin Muslim, di rumahnya, Rabu (17/2/2021).

Anak-anak mudah terserang karena sering berinteraksi saat bermain, terlebih saat ini mereka lebih banyak berada di rumah sejak pandemi Covid 19 sehingga sekolah tatap muka  pun ditiadakan.

“Dalam dua bulan terakhir ini dampak Scabies ini yang masif sehingga hampir semua warga terkena penyakit ini,” ungkapnya

Penanganan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas Perumnas 1 sangat cepat dan baik, dan ada rekomendasi dari ibu Lurah untuk segera diatasi.

“Alhamdulillah langsung ditinjau oleh Puskesmas Perumnas 1, dan diambil di data terdapat ada 84 yang terserang Scabies, dan sudah diobati,“ ujarnya.

Kepala dinas kesehatan Provinsi Kalbar Harisson sempat meninjau lokasi penularan Scabies. Ia menyampaikan bahwa penyakit Scabies ini bukan penyakit baru. Penyakit ini bukan disebabkan jamur tetapi akibat kutu tungau. pengobatan selain menjaga lingkungan tempat tinggal tetap bersih, juga harus sering membersihkan pakaian, alat mandi dan alas tidur seperti sering dicuci, dijemur di bawah terik matahari.Selain itu terhadap luka yang terdapat di tubuh, diberi salep 24.

“Alas tidur, peralatan mandi dan lainnya seperti pakaian harus sering di cuci dan dijemur di terik matahari,” ujarnya

Tingkat kefatalan memang terjadi pada anak anak dimana hampir seluruh tubuhnya terkena bernanah, nyeri dan gatal yang menyebabkan malam hari susah tidur. (Das)




Loading Facebook Comments ...