Depok, reportasenews.com – PT Karabha Digdaya berkomitmen untuk mendukung pendidikan lingkungan yang berkelanjutan, kali ini perusahaan yang 100 % kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Kementerian Keuangan tersebut, menyasar kepada anak-anak sekolah dasar yang memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan yang berdiri sejak Oktober 1989 tersebut memberikan bantuan berupa tempat sampah kepada tiga sekolah dasar di Kecamatan Tapos, Kota Depok, yakni SDN Leuwinanggung 1, SDN Tapos 1, dan SDN Tapos 3.
Selain tempat sampah, Perusahaan juga memberikan bantuan lain berupa perlengkapkan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) seperti tempat tidur, masker, hingga timbangan badan. Harapannya inisiatif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menangani permasalahan sampah di Kota Depok.
Corporate Secretary dan Corporate Communication Head PT Karabha Digdaya Priambodo menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengatasi masalah sampah, menurutnya sampah adalah masalah bersama yang tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.
“Salah satu langkah awal yang efektif adalah memberikan edukasi kepada generasi muda. Karena itu, kami berinisiatif membantu sekolah dasar dengan menyediakan tong sampah, gerobak sampah, dan memberikan sosialisasi tentang pemilahan sampah organik dan anorganik,” ujar Priambodo saat acara serah terima tempat sampah dan gerobak di SDN Leuwinanggung 1, Selasa (21/1/2025).
Priambodo menambahkan, bahwa anak-anak sekolah dasar memiliki peran penting sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami percaya bahwa kebiasaan baik harus dibangun sejak dini. Dengan membiasakan anak-anak memilah dan membuang sampah di tempat yang tepat, kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN Leuwinanggung 1, Ella Hayati menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan tempat sampah yang selama ini dibutuhkan, selain itu pihak sekolah juga menyambut baik inisiatif PT Karabha Digdaya yang terus berkomitmen memberikan edukasi persoalan sampah kepada anak-anak didik dibangku sekolah dasar.
“Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih. Sebelumnya, kami telah berupaya meminta bantuan ke berbagai pihak, dan Alhamdulillah PT Karabha Digdaya merespons dengan cepat. Kami berharap tempat sampah ini dapat membantu siswa-siswi dalam memilah sampah organik dan non-organik, serta mendorong kesadaran akan pentingnya daur ulang,” tutur Ella.
Menurut data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tahun 2024, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung telah mengalami kelebihan kapasitas selama bertahun-tahun. Saat ini, TPA Cipayung menampung sekitar 1.650.000 ton sampah dengan tumpukan setinggi 20 meter, yang kerap menyebabkan longsor.
Atas kepedulian terhadap persoalan sampah tersebutlah Perusahaan melanjutkan komitmennya dalam upaya penanganan sampah ditengah kondisi Kota Depok Darurat sampah. PT Karabha Digdaya sendiri saat ini memiliki dua bisnis utama yaitu lapangan golf dengan nama Emeralda Golf Club (EGC) dan pengembangan properti dengan nama Cimanggis Golf Estate (CGE). Kedua bisnis Perusahaan berada di lahan seluas lebih kurang 500 hektare (ha) di wilayah Kecamatan Tapos, Depok, Jawa Barat.
(Zik)
