Menu

Mode Gelap

Internasional · 4 Jun 2018 04:06 WIB ·

Sembilan Imigran Tewas Tenggelam Dilepas Pantai Turki


					Sembilan Imigran Tewas Tenggelam Dilepas Pantai Turki Perbesar

Turki, reportasenews.com – Sembilan imigran, termasuk enam anak, yang berusaha menuju ke Eropa dengan speedboat tenggelam pada Minggu ketika kapal itu karam di pantai Laut Tengah Turki, kata laporan media pemerintah.

Perahu itu karam di distrik Demre di provinsi Mediterania Turki, Turki, tempat liburan yang populer, kata kantor berita Anadolu. Lima orang diselamatkan sementara satu orang masih hilang, tambahnya.

Dua orang dewasa yang tidak dikenal, satu wanita dan enam anak kehilangan nyawa mereka, katanya.

Kantor berita Dogan mengatakan bahwa mereka berusaha menuju secara ilegal ke Eropa tetapi rute yang mereka rencanakan tidak jelas.

Wilayah Uni Eropa terdekat adalah pulau kecil Yunani Kastellorizo di sebelah barat yang terletak di resor Turki Kas.

Lebih dari satu juta orang, banyak yang melarikan diri dari perang di Suriah, menyeberang ke negara Uni Eropa, Yunani dari Turki pada tahun 2015 setelah terjadinya krisis imigrasi terburuk sejak Perang Dunia II.

Turki mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa pada tahun 2016 dalam upaya untuk membendung aliran migran ke Eropa, dan setuju untuk mengambil kembali pendatang ilegal yang mendarat di pulau-pulau Yunani dengan imbalan insentif termasuk bantuan keuangan.

Kesepakatan itu, dikecam oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia, yang mengkritik cara mengekang jumlah migran yang berusaha menyeberangi Laut Aegea dan Laut Mediterania dari Turki ke Yunani.

Namun, pengamat mengatakan bahwa angka yang berusaha menyeberang rute ini telah meningkat lagi dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), 10.948 orang menyeberang ke Yunani tahun ini hingga 30 Mei, jauh lebih tajam daripada pada periode yang sama tahun 2017. Tiga puluh lima orang kehilangan nyawa mereka dengan menggunakan rute ini sejauh tahun ini, menurut IOM.

Serta imigran dari negara-negara seperti Suriah, Eritrea, Irak dan Afghanistan, rute telah digunakan oleh warga Turki melarikan diri dari tindakan keras yang mengikuti kudeta gagal 2016. (Hsg)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hindari Tabrakan, Truck Box Terguling di Jalur Pantura Situbondo

12 Juni 2024 - 21:13 WIB

18 Ruko di Pasar Sambas Terbakar Hebat

12 Juni 2024 - 20:43 WIB

Tak Bayar Uang Sewa 6 Unit Mobil Rental Rp133 juta, Kades Bungatan Situbondo Dipolisikan

12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Banting Setir Bakul Wedus Idul Adha, Dulu Wartawan Media Online di Madiun

12 Juni 2024 - 19:44 WIB

Bandar Narkoba Diciduk di Penginapan Mekar Sari

12 Juni 2024 - 18:48 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling

12 Juni 2024 - 18:41 WIB

Trending di Daerah