Ngawi, Reportasenews – Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi telah melakukan langkah pemetaan wilayah yang dinilai rawan kekeringan.
Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada musim kemarau tahun 2020 ini diperkirakan akan mengancam sembilan kecamatan yakni Kecamatan Mantingan, Karang Anyar, Widodaren, Kedunggalar, Pitu, Ngawi, Bringin, Kasreman dan Kecamatan Sine.
Sebagai langkah antisipasi bencana kekeringan di sejumlah daerah tersebut, BPBD Ngawi kini telah menyiapkan setidaknya 15 unit armada mobil tanki air bersih kapasitas tujuh ribu liter per unit.
Untuk itu sejumlah armada mobil tanki air kini telah menjalani perbaikan dan perawatan, agar nantinya lancar dalam mensuplai air.
“Armada tanki air dipersiapkan untuk suplai air bersih ke daerah berdampak kekeringan tiap hari” kata Teguh Puryadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi kepada Reportasenews Selasa (14/07).
Ditegaskan Teguh pembagian suplai air bersih nanti sesuai kebutuhan masyarakat yang berdampak kekeringan.
Selain itu, mengantisipasi bencana kekeringan BPBD Ngawi kini juga terus berupaya melakukan upaya sosialisasi penghijau lahan kering atau tandus kepada masyarakat.
“langkah sigap terus lakukan dalam menanggulangi kekeringan di wilayah kami, diantaranya dengan upaya penghijauan” tegas Teguh Puryadi. (don).
