Arab Saudi, reportasenews.com – Seorang anak pangeran keluarga monarki Saudi melakukan penganiayaan fisik hanya karena masalah parkir didepan pintu pagarnya. Pangeran ini ditangkap kemudian atas perintah raja Salman.
Polisi Riyadh telah menahan seorang anggota keluarga kerajaan Saudi yang menganiaya seorang warga secara verbal dan fisik dalam sebuah video yang tersebar luas yang beredar selama beberapa hari terakhir ini.
Penangkapan tersebut dilakukan atas perintah Raja Salman Saudi yang mengeluarkan surat perintah segera untuk Pangeran Saud bin Abdulaziz bin Musa bin Saud bin Abdulaziz Al Saud dan menjebloskan kepenjara semua orang yang terlibat dalam perilaku kasar terhadap warga negara.
Menurut laporan media lokal, perintah raja Saudi menyatakan bahwa tidak ada satupun tersangka dilepaskan sampai kesaksian korban dan pelanggar terdengar, dan sebuah keputusan pengadilan dikeluarkan.
Perintah raja menekankan bahwa undang-undang tersebut harus berlaku untuk semua orang, dan bahwa perlindungan yang setara terhadap semua diberikan berdasarkan undang-undang, terlepas dari status mereka.
Banyak orang Saudi gembira menanggapi berita tersebut saat mereka membagikan video penangkapan Pangeran Saud tadi malam.
Sebelumnya beberapa hari lalu, rekaman yang mengganggu menunjukkan tindakan kasar yang dilakukan oleh Pangeran Saud dan sejumlah rekan tersebar luas dan telah memicu reaksi marah.
Ini bukan tindakan hukum pertama kali dilakukan dengan cepat dan diambil di depan umum terhadap anggota keluarga kerajaan Saudi.
Oktober lalu, Kementerian Dalam Negeri mengatakan Pangeran Turki bin Saud bin Turki bin Saud Al-Kabeer dieksekusi mati di Riyadh karena membunuh Adel bin Suleiman bin Abdulkareem Al-Muhaimeed, seorang warga negara Arab Saudi.
Menurut sebuah pernyataan kementerian pada saat itu, pangeran tersebut menembak mati Al-Muhaimeed saat terjadi perkelahian massal. (Hsg)
