Site icon Reportase News

Sidak Hewan Kurban, Petugas Menemukan Puluhan Hewan Kurban Terjangkit Penyakit Mata

Situbondo,reportasenews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2018, petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  Pemkab Situbondo,  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pengepul hewan kurban di Kota Situbondo, Kamis (16/8/2018).

Dalam Sidak yang dipimpin langsung Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Pemkab Situbondo, juga melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban, baik ternak sapi maupun kambing.

Hasilnya, petugas menemukan puluhan ekor hewan kurban yang diketahui terjangkit penyakit mata dari sejumlah pengepul dan pedagang hewan kurban di Kota Situbondo.

“Jelang  hari raya idul adha, kami memang  rutin melakukan pemeriksaan hewan ternak, baik  sapi maupun kambing yang akan dijual untuk kurban. Itu dilakukan  guna memastikan hewan kurban  tersebut aman dikonsumsi,” kata Sulistiani,  Kabid Kesehatan Hewan pada  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan  Pemkab Situbondo,

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan hewan kurban jelang Idul Adha Tahhun 2018, petugas  menemukan puluhan  ekor  kambing  disejunlah pengepul hewan kurban, yang terjangkit penyakit mata atau iritasi.”Dengan kondisi puluhan ekor kambing tersebut matanya  merah di sejumlah pengepul maupun pedagang,”bebernya.

Lebih jauh Sulistiyani menegaskan, meski  dalam Sidak tersebut,  petugas  menemukan puluhan ekor kambing  terjangkit penyakit mata, namun hal  itu tidak membahayakan manusia  untuk dikonsumsi. Selain itu, agar penyakit mata tersebut tidak menular kepada hewan kurban yang lain, petugas langsung memberikan pengobatan mata gratis.

“Dari puluhan kambing berpenyakit mata itu langsung kami berikan obat mata dan selanjutnya kami juga memberikan obat mata kepada pengepul maupun pedagang hewan kurban agar mengobati ternaknya,” tuturnya.

Sulistiani juga meminta kepada para  pengepul dan pedagang hewan kurban (kambing dan sapi) agar memisahkan kambing yang berpenyakit “pink eye” atau mata merah dari kambing-kambing lainnya agar tidak menular.”Selain itu, kami  juga mengimbau kepada pengepul dan pedagang agar tidak menjual hewan ternak yang tidak sehat,”pungkasnya.(fat)

Exit mobile version