Menu

Mode Gelap

Nasional · 17 Nov 2016 10:04 WIB ·

Sidang Kasus Dimas Kanjeng, 500 Personil Bersanjata Lengkap


					Satuan brimob polda jatim persiapan pengamanan di PN Kraksaan Foto: DW Perbesar

Satuan brimob polda jatim persiapan pengamanan di PN Kraksaan Foto: DW

PROBOLINGGO, REPORTASE – Sidang ketiga kasus pembunuhan Ismail Hidayah dan Abdul Ghani oleh 7 tersangka suruhan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, kembali di gelar pengadilan negeri (PN) Kraksaan Kabupaten Probolinggo, Kamis (17/11).

Sidang ketiga kali adalah tanggapan hasil eksepsi pada agenda sidang sebelumnya, dan kali ini dua saksi akan dihadirkan dalam kasus tersebut. Dua saksi yang akan hadir adalah Sutopo dan Saniman.

Sementara untuk pengamanan sendiri agenda sidang kali ini, Polres Probolinggo tetap mengerahkan 500 peraonil, diantaranya 1 SSK Brimob dari Polda Jatim dan ratusan peraonil lainnya dari Polres Probolinggo sendiri.

“Tetap kita terjunkan 500 personil untuk antisipasi kedatangan massa dari pengikut Taat Pribadi. Namum, kali ini semua pasukan baik Brimob dan Shabara memakai tameng dan bersenjata lengkap,”tutur Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifuddin.

Agenda persidangan kedepan jelang putusan terhadap 7 terdakwah, Arman mengaku, akan terus meningkatkan pengamanan. Pasalnya, takut terjadi suasana yang sebelumnya kondusif berubah memanas.

“Sebagai antisipasi saja, semakin mendekati sidang putusan, biasanya suasana tidak seperti biasanya. Kita tingkatkan pengamanan,”tambahnya. (DW)

Komentar

Baca Lainnya

Mahasiswa Beri Apresiasi Polri Berpredikat Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas

23 Juni 2024 - 18:47 WIB

Ribuan Emak-emak Besuki, Ikut Jalan Bersama “Mas Rio” Berhadiah Umrah

23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Ditinggal ke Pasar, Rumah Nenek Pedagang Jihu dan 2 Kerabatnya Hangus Terbakar

23 Juni 2024 - 16:19 WIB

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Trending di Daerah