Menu

Mode Gelap

Nasional · 24 Nov 2016 17:46 WIB ·

Sidang Kasus Dimas Kanjeng, Majelis Hakim Tolak Eksepsi 5 Terdakwa


					Terdakwa dan beberapa penasehat hukumya koordinasi dengan majelis hakim (Foto: dic) Perbesar

Terdakwa dan beberapa penasehat hukumya koordinasi dengan majelis hakim (Foto: dic)

PROBOLINGGO, REPORTASE – Sidang agenda putusan sela eksepsi  terhadap 5 terdakwa di pengadilan negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, berjalan lancar.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Yudistira Alfian, dengan bacaan  berkas tuntutan eksepsi. Alhasil, penolakan atau eksepsi terdakwa di tolak oleh majelis hakim. Sementara 1 terdakwa Wahyudi, yang masih dirawat di ICU Waluyo Jati Kraksaan tidak hadir.

Isi tuntutan eksepsi  5 terdakwa itu adalah soal penangkapan polisi tidak disertai surat penangkapan. Petugas kepolisian mengintimidasi dan melakukan kekerasan ke terdakwa, dan saat penyidikan oleh polisi tidak ada pendampingan oleh penasehat hukum. Namun, menurut majelis hakim semuanya tidak terbukti.

 

Menurut penasihat  hukum terdakwa sangat menyesal dan kecewa atas putusan majelis hakim atas penolakan eksepsi terdakwa, karena majelis hakim mengamini atau mendukung perbuatan petugas saat penangkapan dan proses penyidikan, yang sudah melanggar hukum.

“Saya sangat menyanyangkan putusan hakim, atas penolakan eksepsi kelima terdakwa. Karena sudah jelas sangat melanggar, dan majelis hakim mengamini perbuatan petugas kepolisian saat penangkapan ada tindak kekerasan ke terdakwa,” jelas Sholeh usai sidang, Kamis (24/11).

Sidang akan dilanjutkan pada hari Kamis pekan depan, dengan agenda sidang keterangan saksi atas pembunuhan Ismail Hidayah warga Situbondo, dan pembunuhan Abd Ghani warga Semampir Probolinggo.(dic)

 

 

Komentar

Baca Lainnya

Mahasiswa Beri Apresiasi Polri Berpredikat Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas

23 Juni 2024 - 18:47 WIB

Ribuan Emak-emak Besuki, Ikut Jalan Bersama “Mas Rio” Berhadiah Umrah

23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Ditinggal ke Pasar, Rumah Nenek Pedagang Jihu dan 2 Kerabatnya Hangus Terbakar

23 Juni 2024 - 16:19 WIB

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Trending di Daerah