Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 5 Feb 2024 18:49 WIB ·

STKIP Modern Ngawi Deklarasi Pemilu Damai Dan Tolak Politik Praktis di Lingkungan Kampus


					STKIP Modern Ngawi Deklarasi Pemilu Damai Dan Tolak Politik Praktis di Lingkungan Kampus Perbesar

Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis di Lingkungan Kampus STKIP Modern Ngawi.

 

Ngawi, reportasenews.com – Banyaknya black campain atau kampanye hitam yang beredar jelang pemilu 2024, membuat STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan) Modern Ngawi mengambil sikap tegas, menyatakan diri untuk menolak kampanye hitam dan mendukung Pemilu 2024 berjalan dengan aman dan damai.

Sikap itu ditunjukkan dengan melaksanakan Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis di Lingkungan Kampus STKIP Modern Ngawi, Jl. Ir. Soekarno Ring Road Barat No. 09 Ds. Grudo Kec./Kab. Ngawi, pada Senin (5/2/2024).

Sebagaimana dinyatakan oleh Mohammad Irfan, M.Pd., Wakil Ketua III STKIP Modern Ngawi, bahwa selain menolak kampanye hitam juga menolak provokasi dalam bentuk apapun yang dapat mengganggu keamanan selama berlangsungnya Pemilu 2024.

“Selain menolak kampanye hitam, kami juga menolak politik praktis dan provokasi dalam bentuk apapun dan kepada siapa pun, makanya kami melaksanan Deklarasi Pemilu 2024 yang damai demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Irfan.

Rektor dan para dosen serta mahasiswa mengucapkan deklarasi sebagai Pemilih yang unggul adalah pemilih yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, untuk itu kami segenap keluarga besar kampus STKIP Modern Ngawi akan tetap berada dalam koridor akademisi dan tidak terlibat politik praktis serta menolak kampanye hitam menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Deklarasi ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi adanya petisi dari beberapa Perguruan Tinggi terkait kondisi demokrasi menjelang Pemilu 2024.

Irfan juga mengharapkan, hadirnya para dosen dan mahasiswa dengan melaksanakan Deklarasi Pemilu damai, dapat meredam kondusifitas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tanggal 14 Pebruari mendatang, agar Indonesia terutama Ngawi aman dan Pemilu berjalan dengan damai dan lancar.

“Kampanye hitam bisa menjadi potensi timbulnya keresahan di masyarakat. Kami menolak tegas adanya Black Campaign,” ujarnya.

Sementara itu, Irfan juga menambahkan, pihak STKIP Modern Ngawi akan turut menjaga kondusifitas di Kabupaten Ngawi menjelang Pemilu 2024 dengan menciptakan pemilu yang damai. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Harga Beras Mahal, Pemkab Situbodo Gandeng  Bulog Gelar Operasi Pasar

26 Februari 2024 - 20:39 WIB

Tak Dukung Istri Kades Jadi Caleg, Dua Ketua RT di Desa Sumberpinang Dipecat

26 Februari 2024 - 17:22 WIB

Massa Gelar Unjukrasa Tolak Hak Angket Soal Kecurangan Pemilu di  Kantor KPU Ngawi

26 Februari 2024 - 17:03 WIB

Polres Tanjab Timur Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Amankan 12 Tersangka

26 Februari 2024 - 15:51 WIB

Permukaan Air Sungai Batanghari Kembali Naik

26 Februari 2024 - 15:09 WIB

Perkuat Jaringan, BPC HIPMI Kota Yogyakarta Jajaki Kerjasama dengan BPC HIPMI Wonosobo

26 Februari 2024 - 14:12 WIB

Trending di Daerah