Situbondo,reportasenews.com – Tabrakan beruntun yang melibatkan kendaraan, yakni melibatkan dua truk dan satu Mobil Penumpang Umum. (MPU) terjadi di Jalur Pantura Situbondo. Akibatnya, tiga kendaraan tersebut ringsek di bagian depan dan belakang, Rabu (26/9/2018).
Meski tidak sampai menimbulkan korban luka maupun korban jiwa, namun insiden tabrakan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Desa/Kecamatan Kapongan, Situbondo mengakibatkan arus lalu lintas sempat macet total, baik dari arah Surabaya maupun dari arah Banyuwangi.
Arus lalu lintas baik dari arah Surabaya maupun Banyuwangi baru lancar, setelah truk yang melintang di badan jalan aspal di lokasi kejadian, yang dikemudikan oleh. Arifin (25), warga Desa/Kecamatan Panarukan, itu selesai dievakuasi dengan mobil derek milik Unit Laka Polres Situbondo.
“Tidak ada korban. Saya kebetulan bawa MPU itu sendirian dan bermaksud akan pulang. Jadi waktu kecelakaan memang tidak bawa penumpang,” kata Shaleh, sopir MPU P 7050 UE asal Kecamatan Kapongan, di lokasi kejadian.
Insiden kecelakaan beruntun ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB siang tadi. Bermula saat MPU dan dua truk berjalan beriringan dari arah Surabaya. Menjelang sampai di lokasi kejadian, tepatnya depan sebuah hotel, tiba-tiba ada mobil yang hendak keluar hotel dan menuju jalan raya.
Melihat itu, sopir MPU yang melaju di bagian depan seketika mengurangi kecepatan. Mengikuti di belakangnya, truk L 9102 GI yang disopiri Rachmad (41), warga Surabaya, pun jadi ikut melambat. Namun, truk N 8014 UY yang ada di bagian belakang malah tetap melaju kencang.
Sehingga, kecelakaan beruntun tidak bisa dihindari. Truk paling belakang itu menghantam truk di depannya. Berikutnya, sopir truk L 9102 GI yang ditabrak pun tak bisa menguasai kemudi, hingga truknya yang terdorong juga menabrak MPU yang ada di depannya.
Kanit Laka Polres Situbondo Ipda Teguh Santoso membenarkan terjadinya tabrakan beruntun tersebut.”Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, tabrakan beruntun itu terjadi karena sopir truk paling belakang tidak memperhatikan kendaraan yang ada didepannya,”ujar Ipda Teguh Santoso.(fat)
