Jakarta, Reportasenews – Vishwashkumar Ramesh adalah satu-satunya penumpang yang selamat dalam tragegi jatuhnya pesawat Air India, Kamis (12/6). Warga negara Inggris yang duduk di kursi 11A ini mengatakan kepada keluarganya bahwa dia sama sekali tidak tahu bagaimana dia bisa selamat dari kecelakaan maut tersebut.
Informasi tentang adanya penumpang selamat dari kecelakaan tersebut dengan cepat menjadi berita utama internasional.
Vishwashkumar Ramesh terekam kamera sedang berjalan tertatih-tatih menuju ambulans, dengan asap dari pesawat yang jatuh masih mengepul.
“30 detik setelah lepas landas, terdengar suara keras semuanya terjadi begitu cepat,” ujar Vishwashkumar, menceritakan pengalamannya kepada media lokal dari rumah sakit.
Vishwashkumar mengaku terbang bersama saudara laki-lakinya, namun ia tidak mengetahui dan kawatir dengan kondisinya.
Seorang kerabat bernama Jay menyatakan kepada kantor berita PA: “Ada beberapa luka di wajahnya. Dia berlumuran darah. Saya kira dia baik-baik saja. Ini adalah kejutan besar.’ ungkap Jay.
Saat ini Vishwashkumar masih di rawat di rumah sakit setempat. Dokter Dhaval Gameti, yang merawatnya mengatakan korban telah melewati masa kritis.
“Dia disorientasi, dengan banyak luka di sekujur tubuhnya. Tapi dia tampaknya sudah melewati masa kritis.”, jelasnya.
Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner itu lepas landas dari Kota Ahmedabad, di India barat, kemudian jatuh menabrak area permukiman padat penduduk, menghantam kompleks rumah sakit dan asrama mahasiswa kedokteran.
Penerbangan Air India AI171 berangkat dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel pada Kamis (12/06) pukul 13:39 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Bandara Gatwick, pada pukul 18:25 waktu London.
Ada 12 awak dan 230 penumpang di dalamnya, termasuk 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga negara Portugal, dan satu warga Kanada.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui.(dik/berbagai sumber)
