Gresik, reportasenews.com – Sejumlah jalur rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) mendapat sorotan kepolisian. Satlantas Polres Gresik melakukan langkah antisipasi untuk menekan angka kecelakaan, khususnya di jalur-jalur blackspot.
Satlantas mencatat sejumlah titik yang diplot sebagai wilayah rawan laka lantas. Antara lain, Jalan Raya Duduksampeyan, Jalan Raya Driyorejo, Jalan Raya Menganti-Kedamean, Jalan Raya Boboh-Morowudi dan Jalan Raya Cerme. Kecelakan paling sering terjadi di jalan-jalan tersebut.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto sudah memetakan titik rawan tersebut. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kecelakaan di lokasi tersebut. Salah satunya, infrastruktur jalan.
Alumnus Akpol 2007 itu mencontohkan Jalan Raya Kedamean. Di depan perumahan Kota Damai, ada kontur jalan yang bergelombang. Kedalamannya cukup membahayakan. Anggota sudah memasang banner peringatan di lokasi tersebut. “Kita juga berkoordinasi dengan pemangku kebijakan terkait perbaikan jalan,” ujarnya, Rabu (5/9/2018).
Masalah lain terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan. Jalur penghubung Kabupaten Gresik dan Lamongan itu tidak dilengkapi median jalan. Pengendara seringkali menerobos garis markah jalan. “Median jalan hanya ada di perempatan Duduk Sampeyan,” beber AKP Wikha.
Untuk itu, Satlantas telah membentuk Unit Reaksi Cepat (URC) Cegah Laka. Pos pantau Duduk Sampeyan menjadi markas komandonya. Tim URC tidak hanya dari polisi. Satlantas melibatkan Puskesmas Duduk Sampeyan untuk penanganan gawat darurat akibat laka lantas.
Terkait hal tersebut, Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro memerintahkan anggota Satlantas untuk selalu siaga. Patroli rutin harus digalakkan. Evaluasi kejadian laka lantas dilakukan rutin untuk menekan angka kejadian laka lantas serta terus melakukan upaya atau terobosan kreatif untuk tekan dan minimalisir terjadinya laka lantas dan bekerja sama dengan stake holder terkait.
Tidak hanya di Jalan Raya Duduk Sampeyan, seluruh wilayah rawan laka lantas harus lebih diperhatikan. Selain itu, Unit Dikyasa juga lebih gencar memberikan edukasi untuk masyarakat. Baik di kalangan pelajar maupun pekerja.
“Jumlah angka laka lantas terbukti menurun dibandingkan tahun 2017 lalu. Untuk itu, kami akan terus berupaya menekan angka laka lantas tersebut,” pungkas perwira dengan dua melati di pundak itu kepada Reportasenews.com. (dik)
