Situbondo,reportasenews.com – Untuk menentukan awal Ramadlan 1441 Hijriah, tim Badan Hisah dan Rukyat (BHR) gabungan PCNU dan petugas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo, memantau hilal di Pelabuhan Kalbut, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (23/4/2020).
Namun, dalam memantau hilal di Pelabuhan Kalbut, Kabupaten Situbondo, tim BHR gabungan antara tim Falakiyah PCNU Situbondo dan petugas Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, mereka tidak melihat hilal karena terhalang awan tebal.
“Kita mulai melakukan pemantauan sekitar 17.15 WIB sampai pukul 17.35 WIB, kita tidak berhasil melihat hilal karena terhalang cuaca mendung,” kata Irpan Hilmi, ketua tim Falakiyah PCNU Situbondo, Kamis (23/4/2020).
Menurutnya, meskipun hilal belum bisa terlihat, namun Tim BHR memiliki data awal sebelum dilakukan observasi. Data tersebut menguatkan bahwa hilal akan terlihat sore ini. Namun sayangnya, terhalang awan tebal hingga waktu observasi usai.
“Meski tim BHR Situbondo Tidak berhasil hilal, namun Tim BHR Gresik menurut informasi sudah melihat hilal, sehingga hampir dipastikan besok (Jumat) merupakan awal Ramadlan,”beber Irpan Helmi.
Lebih jauh Irpan Helmi menambahkan, dalam memantau hilal untuk menentukan awal Ramadlan 1441 Hijriah, selain menggunakan alat canggih seperti teropong milik Pemkab Situbondo, namun untuk memudahkan pemantauan hilal, pihaknya juga menambahkan layar monitor.”Kami sengaja menggunakan layar monitor, untuk memudahkan petugas pemantau hilal di Pelabuhan Kalbut, Situbondo,”pungkasnya.(fat)
