Site icon Reportase News

Terkuak, Ini Penyebab Warga di Pontianak Terserang Scabies

Kepala Puskesmas Perumnas 1, Martiningsih saat berkoordinasi dengan ketua RT 002 Qalbidin Muslim terkait pengobatan Scabies secara massal. (Foto. Das)

Pontianak, reportasenews.com – Kepala UPT Puskesmas Perumnas 1, Pontianak Barat Martiningsih SKm mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan langsung ke lapangan di Gang pisang Beranganerangan RT 002/ RW 019, kelurahan Sungai Jawi Luar, Pontianak Barat, Rabu (17/2/2021).

“Kami sudah mendapat laporan dari warga mengenai penyakit Scabies ini. Saat mendapat laporan tersebut, pada saat itu juga kami langsung turun menghubungi ketua RT, dan bersama tim puskesmas, dokter puskesmas dan tim kesehatan lingkungan untuk penanganannya di lapangan,” kata Martiningsih.

“Kami juga melihat beberapa warga dan mendiagnosa penyakit ini memang Scabies dengan beberapa infeksi sekundernya,” tambahnya.

Martiningsih menjelaskan warga memang sudah melakukan pengobatan sebelumnya, namun pengobatan itu dilakukan tidak rutin, karena pengobatan Scabies ini butuh waktu lama, apalagi yang sudah terinfeksi sekundernya karena membutuhkan proses yang lama dalam pengobatan.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Ketua RT nya, kami melakukan pengobatan massal hari ini. Masyarakat tak perlu ke puskesmas, kami yang mengunjungi warga. Kabarnya nanti sore mereka akan melakukan gotong royong untuk membersihkan rumah masing-masing karena penularannya begitu cepat,” jelasnya.

Dijelaskannya, Scabies dapat ditularkan melalui sentuhan, dari peralatan mandi, pakaian, kasur seperti itu.

“Warga harus bisa bergotong royong membersihkan lingkungan, “ ujarnya.

Scabies dapat disebabkan oleh kuman atau tungau, bahkan pada binatang peliharaan seperti kucing. Gejalanya gatal gatal di daerah sekitar kulit, yang digaruk sampai luka itu akibat infeksi karena kutu ini masuk ke jaringan kulit dan menyebabkan gatal kemudian di garuk yang menyebabkan luka sehingga terjadi infeksi sekunder.

“Biasanya luka saat garuk garuk ini terjadi pada malam hari,” jelasnya.
Penularan tidak dari binatang tetapi kumannya bisa berasal dari binatang.
Masa inkubasi Scabies ini adalah 3 – 7 hari sudah terjadi gatal-gatal.
Pencegahan yang paling utama adalah kebersihan sanitasi lingkungan, terutama lingkungan di rumah. Karena jika ada satu pasien yang tertular Scabies akan menular ke anggota keluarga yang lain dalam satu rumah itu.

“Saling bersentuhan fisik, menggunakan handuk yang sama, pakaian dan seprei harus dicuci, direndam dan dijemur di matahari,” tutupnya. (das)

Exit mobile version