Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 2 Mar 2024 17:40 WIB ·

Terombang-ambing Selama 20 jam di Laut, Nelayan Situbondo Minum Air Hujan untuk Bertahan Hidup


					Terombang-ambing Selama 20 jam di Laut, Nelayan Situbondo Minum Air Hujan untuk Bertahan Hidup Perbesar

Kasatpolairud Polres Situbondo, saat mengantarkan korban ke rumahnya.

 

Situbondo, reportasenews.com – Setelah dilaporkan hilang saat melaut di perairan Madura, Jawa Timur, akhirnya M Jalil (41) nelayan asal Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Situbondo,ditemukan dalam kondisi selamat oleh salah seorang nelayan asal Mandaran,suki bernama Pak Monik (43), Sabtu (2/3/2024).

Namun, sebelum berhasil diselamatkan dan perahu fibernya ditarik ke bibir pantai, korban M Jalil sempat terombang-ambing selama 20 jam diperairan Gending, Kabupaten Probolinggo. Sehingga untuk bertahan hidup, dirinya terpaksa minum air hujan.

“Karena terombang-ambing akibat mesin perahu trobel semua bekal sudah habis, sehingga untuk bertahan hidup saya minum air hujan, mengingat saat saya terombang-ambing, hujan deras mengguyur kawasan Probolinggo,”ujar M Jalil (2/3/2024).

M Jalil menjelaskan, usai mencari ikan di perairan madura, tepatnya di perairan Bangkalan di sekitar jembatan , dirinya bermaksud untuk pulang ke Situbondo, namun saat melintas di perairan Gending Probolinggo, dengan kondisi mesin perahunya trobel, sehingga dirinya terombang-ambing dilokasi kejadian.

“Saat terombang-ambing, nelayan asal Mandaran Besuki melintas, sehingga perahu fiber saya ditarik hingga ke bibir pantai. Makanya, saya mengucapkan terima kasih kepada pak Monik, yang telah menolong saya,”katanya.

Kasatpolairud Polres Situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, karena saat dievakuasi kondisi M Jalil lemas, akibat tidak makan selama dua hari, sehingga sebelum M Jalil diserahkan kepada keluarganya, bapak dua anak tersebut diperiksa kesehatannya di Puskemas Pembantu (Pustu) setempat.

“Setelah mendapat perawatan di Pustu, kami langsung menyerahkan korban kepada keluarganya,”kata AKP Gede Sukarmadiyasa.

Menurut dia, berdasarkan pengakuan M Jalil, selama terombang-ambing sekitar 20 jam, dia mengaku hanya minum air hujan untuk bertahan hidup.

“Begitu hujan deras, dia mengaku langsung mengambil timba buat tempat air hujan,”pungkasnya. (fat)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ini Alasan Bank Centris Selama 20 Tahun Tidak Melakukan Gugatan 

24 April 2024 - 20:38 WIB

MUI Situbondo Tolak Wacana Eks Lokalisasi GS Dirubah Wisata Karaoke

24 April 2024 - 19:55 WIB

Pura-pura Pasang Kelambu, Bapak Cabuli Anak Kandung di Kubu Raya, Ibu Lapor Polisi

24 April 2024 - 16:12 WIB

Diterkam Buaya, Kaki Kanan Ibu RT Putus

24 April 2024 - 16:07 WIB

Unaja Jambi Beri Potongan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru

24 April 2024 - 16:02 WIB

KPU Tanjab Timur Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024

24 April 2024 - 14:24 WIB

Trending di Daerah