Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 1 Apr 2024 23:08 WIB ·

Tersangka Arisan Bodong Dilepas Polisi Usai Ditangkap


					Tersangka Arisan Bodong Dilepas Polisi Usai Ditangkap Perbesar

Penyidik Satuan Reskrim Polresta Kupang Kota, melepas YSH alias Yelin Haba yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan berkedok arisan online bodong.

 

Kupang, Reportasenews.com – 
Tersangka kasus penipuan penggelapan dengan modus arisan bodong yakni YSH alias Yelin Haba dilepas oleh penyidik Satuan Reskrim Polresta Kupang Kota usai ditangkap Sabtu (30/3).

Sebelumnya polisi kembali menangkap YSH alias Yelin Haba saat bebas dari Lapas Perempuan Kupang setelah menjalani hukuman atas kasus yang sama.

Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Sat Reskrim Polresta Kupang, Ipda Rudy Soik yang dikonfirmasi Reportasenews.com, Senin (1/4) membenarkan tentang dilepasnya YSH usai ditangkap.

YSH kata Rudy sudah dipulangkan sejak Minggu (31/3).

Dia mengatakan beberapa pertimbangan penyidik untuk melepas tersangka YSH salah satunya YSH diberi tenggak waktu selama satu minggu untuk mengganti uang milik para korban.

“Dia (tersangka YSH) diberi waktu satu minggu untuk mengganti seluruh kerugian yang dialami para korban,” kata Rudy.

Selain itu kata Rudy, tersangka YSH saat akan diperiksa juga sedang sakit maag. Sehingga penyidik menunda pemeriksaan YSH sebagai tersangka.

Dia menjelaslan, saat ini ada enam laporan polisi yang dilaporkan korban dan sedang ditangani oleh penyidik.

“Saat ini yang sedang polresta tangani sekitar enam laporan polisi dan ada satu pelimpahan dari Polda NTT atas nama ibu Wulan,” kata Rudy

Disampaikannya Rudy dari enam korban yang telah mengadu ke Polresta Kupang Kota dengan akumulasi kerugian sekitar Rp. 170 juta.

“Tentang kerugian ini akumulasi dari beberapa korban ada kurang lebih enam korban dengan akumulasi total kerugian kisaran diatas Rp. 170 juta,” ujarnya.

Dia menyebutkan, dari beberapa korban yang telah melapor ada yang menginginkan uangnya dikembalikan dan ada yang telah mengiklaskan uangnya dengan ketentuan YSH diproses hukum melalui proses penegakan hukum.

“Tetapi ada juga uang yang ingin dikembalikan, maka kita memberikan ruang kepada saudara Yellin bukan yang saat ini dia menjadi tersangka tetapi terhadap korban-korban yang lain dan kita memberikan ruang selama satu minggu untuk dia (tersangka YSH) kembalikan uang para korban yang lain,” jelas Rudy.

Rudy mengatakan dalam kasus arisan online bodong tersebut, YSH dijerat dengan pasal 372 KUH Pidana dan 378 KUH Pidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.

Sementara itu, Wulandari salah satu korban arisan bodong menyesalkan tersangka YSH yang menjadi admin arisan online dilepas oleh polisi.

“Kita berharap kemarin setelah ditangkap lagi, Yelin bisa langsung ditahan tapi ternyata dia dipulangkan, itu saya sebagai korban sangat menyesalkan,” kata Wulandari di Mapolresta Kupang Kota, Senin (1/4).

Dia menyampaikan kekuatirannya jika YSH tidak bisa menyelesaikan seluruh kerugian yang dialami para korban dari modus arisan online bodong yang dilakukan YSH.

Wulandari berharap penyidik Satuan Reskrim Polresta Kupang Kota untuk memberikan rasa keadilan dalam proses penegakan hukum sesuai laporan para korban.

“Apalagi sudah tahu kalau Yelin pernah jalani hukuman dengan kasus yang sama,” ujarnya.

Meski demikian, Wulan menyampaikan menghargai keputusan penyidik yang tidak menahan Yelin dengan pertimbangan subjektif yang telah disampaikan penyidik kepada para korban.

Sebelumnya pada Sabtu (30/3) YSH alias Yelin Haba, kembali ditangkap penyidik Polresta Kupang Kota di Lapas Perempuan Kupang usai bebas karena telah diterapkan sebagai tersangka dalam kasus arisan online bodong

YSH yang baru menjalani masa hukuman selama lima bulan di Lapas Perempuan Kupang sesuai putusam Penhadilan Negeri Kupang dalam kasus penipuan dan penggelapan dengan modus arisan online bodong. (eba)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Menpan RB: Rekrutmen CPNS dan PPPK Harus Rampung Tahun 2024

22 April 2024 - 20:38 WIB

Pasangan Anak Punk yang Mesum di Alun-alun Kota Situbondo Diamankan Satpol PP

22 April 2024 - 20:33 WIB

Gelapkan Sepeda Motor Polisi, Dua Tersangka Dijebloskan ke Penjara

22 April 2024 - 19:26 WIB

Penyakit DBD Mewabah, Rumah Sakit di Situbondo Dipenuhi Pasien

22 April 2024 - 18:46 WIB

Aksi Perampokan di Jalan Niaso Muaro Jambi Viral di Medsos

22 April 2024 - 17:30 WIB

Pemkab Sarolangun Sebut Berhasil Turunkan Angka Pengangguran 

22 April 2024 - 17:03 WIB

Trending di Daerah