Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Jul 2024 16:19 WIB ·

Tiga Pesilat Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan di Taman Pancing


					Para pelaku pengeroyokan, saat digelandang ke Mapolsek Panji, Situbondo Perbesar

Para pelaku pengeroyokan, saat digelandang ke Mapolsek Panji, Situbondo

Situbondo, reportasenews.com – Setelah dilakukan periksa secara marathon dan dilakukan rekontruksi awal, akhirnya penyidik Reskrim Polsek Panji, Situbondo, menetapkan tiga pesilat sebagai tersangka, dalam kasus pengeroyokan dan pembacokan di taman pancing di depan Pabrik Gula (PG) Panji, Situbondo.

Bahkan, tiga pesilat yang ditetapkan tersangka dalam kasus pengeroyokan dan pembacokan itu, merupakan residivis kasus yang sama empat tahun lalu, salah satunya yang ditetapkan tersangka, diketahui baru keluar dari Rutan kelas IIB Situbondo.

Tiga pemuda yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni DN dan HD, keduanya warga Kecamatan Mangaran, serta FL asal Kecamatan Panarukan. Saat ini, mereka masih diminta keterangannya oleh penyidik di Mapolsek Panji, Situbondo.

Sedangkan empat korban pengeroyokan dan pembacokan tiga pesilat tersebut, yakni Muhammad Said, Tio mengalami luka di tubuhnya, Hasan mengalami luka di pergelangan tangannya, dan korban bernama Adit.

Kasat Reakrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo mengatakan, begitu mendapat informasi kasus pengeroyokan, tim opsnal langsung mengamankan lima terduga pelaku, namun tiga orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan dua orang statusnya sebagai saksi.

“Kami juga berhasil mengamankan dua barang bukti dua senjata tajam.(sajam), yakni pisau dan clurit. Saat ini, ketiganya masih diminta keterangannya oleh penyidik,”ujar AKP Momon Suwito Pratomo, Senin (1/7/2024).

Menurutnya, tiga orang yang ditetapkan tersangka kasus pengeroyokan dan pembacokan di taman pancing tersebut, mereka diketahui merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2020 lalu.

“Memang benar, tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan residivis kasus pengeroyokan pada tahun 2020 lalu,”bebernya.

Pria yang akrab dipanggil Momon mengatakan, pihaknya akan menjerat tiga orang tersangka dengan pasal 170 KUHP, tentang melakukan kekerasan secara bersama-sama, dengan ancaman hukumannya selama sembilan tahun penjara.

“Kami juga akan mengembangkan kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka yang lain. Untuk motifnya kesalah pahaman dan para pelaku dalam kondisi mabuk,”pungkasnya. (fat)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polda Kalsel Ungkap 14 Kasus Tambang Ilegal Dalam Operasi Peti Intan 2024

17 Juli 2024 - 16:27 WIB

Kapolri Pastikan Hasil Pengusutan Kasus Vina Cirebon akan Disampaikan Secara Transparan

17 Juli 2024 - 16:04 WIB

Satgas Pamtas RI Gagalkan Penyeludupan 35,9 Kilogram Sabu dan 35 Ribu Butir Pil Ekstasi di Sambas-Pontianak

17 Juli 2024 - 15:38 WIB

Usai Dilantik, AKBP Rezi Dharmawan Resmi Jabat Kapolres Situbondo

17 Juli 2024 - 15:06 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pejabat Pemprov Jambi di Tes Urine Secara Mendadak

17 Juli 2024 - 14:52 WIB

Perampok Bersenjata Beraksi, Gasak Sejumlah Uang dan Barang Konter HP di Tanjab Barat

17 Juli 2024 - 14:08 WIB

Trending di Daerah