Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Hukum · 18 Mar 2024 15:06 WIB ·

Tim Kuasa Hukum Hotman 911 Sebut Kematian Santri di Kabupaten Tebo Janggal


					Tim Kuasa Hukum Hotman 911 Sebut Kematian Santri di Kabupaten Tebo Janggal Perbesar

Refki dan rekannya kuasa hukum Hotman 911 yang menangani kasus kematian santri di pondok pesantren Raudhatu Mujawwidin, saat konferensi pers di kota Jambi

 

Jambi, reportasenews.com  – Tim kuasa hukum yang diutus Hotman 911 menilai kasus kematian AH (13) santri pondok Pesantren Raudhatu Mujawwidin, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi banyak terjadi kejanggalan.

Hal itu disampaikan Refki Septino tim kuasa hukum korban memberikan keterangan pers di kawasan Taman Jaksa, Kota Jambi, Minggu (17/3/2024)

Refki mengungkapkan, kejanggalan itu terlihat dari  adanya klaim pihak pondok pesantren Raudhatu Mujawwidin dan klinik yang mengeluarkan narasi bahwa Airul meninggal dunia akibat tersetrum listrik.

Tetapi korban justru mengalami patah tulang di sebagian tubuh, hasil otopsi dokter forensik.

Refki  mempertanyakan mengapa pihak kepolisian belum bisa mengungkap kasus meninggalnya almarhum AH, meski telah memeriksa sebanyak 47 orang. Dari santri hingga dokter.

“Kenapa peristiwa ini tidak dapat terungkap, ada apa,” kata Refki pada media di kawasan Taman Jaksa, Kota Jambi, Minggu (17/3/2024) malam.

Tim kuasa hukum juga mempertanyakan, dokter klinik Rimbo Medical Center yang mengeluarkan hasil surat visum kematian almarhum tersengat aliran listrik.

“Ini apakah hasil dari pemeriksaan secara medis atau hanya keterangan dari saksi yang mengantarkan korban ke klinik, ini jadi pertanyaan,” ujarnya dikutip dari tribunjambi.com.

Rifki mengatakan, dari keterangan polisi di media, dokter klinik sudah dimintai keterangan. menurutnya ini menjadi tanda tanya besar, kenapa peristiwa ini sangat sulit di ungkap.

Dia menjelaskan, dalam salah satu video CCTV pondok pesantren Raudhatu Mujawwidin yang tengah beredar saat ini. Bahwa pada waktu 17:41 WIB sebelum peristiwa terjadi, korban dalam kondisi sehat saat itu, Airul Harahap dari lantai dasar menuju lantai atas.

“Dalam waktu beberapa menit saja, secara tiba-tiba langsung korban digotong kembali ke lantai dasar. Artinya di atas itu ramai orang, kalau kita lihat dari CCTV yang menyebar,” jelasnya.

Refki menyebut, pihaknya mengapresiasi Polda Jambi yang telah membentuk tim Asistensi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi. Tentunya hari ini telah bekerja untuk membantu Polres Tebo mengusut tuntas peristiwa ini.

“Mudah-mudahan dengan turunnya tim asistensi dari Polda Jambi ini bisa terungkap, siapa dari dalang ini semua. Itu yang kita minta, keluarga menanti siapa pelaku dari perbuatan keji ini,” sebutnya. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Liburan Lebaran, Polres Situbondo Siagakan Kapal Patroli di Wisata Pantai

13 April 2024 - 14:10 WIB

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Trending di Daerah