Site icon Reportase News

Tingkatkan Usaha Mikro, Bupati Luncurkan Pasar Ramadan

Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi dan Kapolres AKBP Sigi Danyi Setiyono, usai launching Pasar Ramadan, langsung menyerbu stand takjil.(foto: fat)

Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi dan Kapolres AKBP Sigi Danyi Setiyono, usai launching Pasar Ramadan, langsung menyerbu stand takjil.(foto: fat)

Situbondo, reportasenews.com – Bupati Situbondo Dadang Wigiarto SH, Minggu (28/5) melakukan peluncuran Pasar Ramadan dan car free night di Alun-alun Kota Situbondo. Itu dilakukan untuk memberikan ruang kepada para pedagang takjil di Kota Situbondo. Sebab, memasuki Ramadan, para pedagang takjil atau makanan pembuka puasa menjamur dan tumbuh subur di Kota Situbondo,

“Kita akan fasilitasi para pedagang untuk memasarkan produknya selama Ramadan. Karena ini tahun pertama, pedagang harus sabar kalau masih jarang ada pembeli yang datang,” kata Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto.

Dadang mengemukakan, takjil yang ditawarkan di Pasar Ramadan ini sangat beragam, mulai dari kolak kacang ijo, es buah, kue basah, berbagai jenis kripik hingga pernak pernik Ramadan, termasuk kue untuk Lebaran.

“Ada 100 pelaku usaha mikro yang mempunyai stand di sini, takjil ataupun pernak pernik Ramadan juga tersedia di sini, dan semua itu diproduksi sendiri oleh mereka,” ujarnya.

Menurut Dadang, lokasi Pasar Ramadan sangat representatif bagi para pedagang. Oleh karenanya, Dadang berharap upaya ini mampu memacu pertumbuhan ekonomi mikro di Situbondo.

Ia juga berjanji pasca Ramadan para pelaku usaha mikro ini akan tetap difasilitasi agar tetap eksis dengan usaha yang ditekuninya.

“Kita tidak berhenti di sini, setelah Ramadan kita akan mengevaluasi produk-produk yang layak dikembangkan untuk kita fasilitasi ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang takjil, Fendi mengaku yang dilakukan pemerintah merupakan sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu oleh pedagang kecil seperti dirinya.

Ia mengaku, sebelum ada Pasar Ramadan ia menjual di sembarang tempat dan sulit untuk mendapatkan pembeli.

“Alun-alun itu tempat yang strategis untuk mengais rejeki, saya sangat senang sekali difasilitasi untuk berjualan,” ujarnya.

Menurutnya, pihak berharap, Pasar Ramadan menjadi agenda rutin Pemkab Situbondo sehingga Ramadan mendatang dirinya dan para pedagang lainnya tidak kerepotan mencari tempat untuk berjualan. “Semoga tidak hanya tahun ini,” imbuh bapak tiga anak.

Pantauan Reportasenews.com dilapangan, di hari pertama Pasar Ramadan masyarakat tampak antusias menyerbu semua stand yang menyediakan berbagai aneka makanan dan minuman maupun pernak pernik Ramadan.

Bahkan, Bupati beserta istri, Wabup Yoyok Mulyadi bersama istri dan pasangan pejabat pemkab lainnya termasuk Kapolres, AKBP Sigit Dhany didampingi istri berbelanja untuk persiapan buka puasa.

Pasar Ramadan ini buka mulai pukul 15.30 WIB sampai pukul 23.00 WIB. Tampak polisi bersama dinas perhubungan dan satpol PP berjaga-jaga mengamankan kawasan Pasar Ramadan, sebab di kawasan ini bebas dari kendaraan bermotor ‘car free night’ selama pasar berlangsung.(fat)

Exit mobile version