Pontianak, reportasenews.com – Sejumlah organisasi masyarakat baik itu paguyuban dan majelis adat di Kalimantan Barat meminta Polri dan TNI bersikap tegas untuk mencegah dan meredam apapun kegiatan provokatif, rusuh dan lainnya yang dapat menganggu rasa persatuan dan kesatuan serta keamanan dan ketertiban Kalimantan Barat. Selain itu mereka meminta semua pihak menahan diri dan tidak melakukan segala bentuk intimidasi ke pihak manapun.
Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalbar, H. Sadimo Yitno Poerbowo, dalam siaran pers yang diterima reportasenews.com meminta warga Jawa dimanapun berada tidak terpancing atau melakukan aksi balasan serupa terkait informasi yang beredar di FB, WA,IG serta dunia maya lainnya.
“Hingga saat ini kondisi di daerah masih aman terkendali, terkait info atau berita di dunia maya, adanya pembakaran dan pengusiran warga Jawa di sana, itu tidak benar,” sebut Ketua Umum Paguyuban Jawa Kalbar H. Sadimo Yitno Poerbowo didampingi Sekretaris Umum, Edi Suhairul.
Dia mengatakan memang benar adanya riak-riak kecil dari hasil pemilihan kepala daerah serentak 2018. Namun saat ini, semua situasi keamanan dan ketertiban sudah terkendali.
“Aparat keamanan TNI telah bersiaga mengamankan Desa Sambora, Kabupaten Mempawah, dan Ngabang Kabupaten Landak dibawah Kepolisian dan TNI,” tambah Edi.
Edi juga mengimbau kepada masyarakat Jawa di Kalbar untuk tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak benar dan berharap semua pihak menahan diri dan tidak menyebar berita hoax dan provokasi
“Aparat TNI/polri untuk bertindak tegas dan reprensif serta mengamankan seluruh anak bangsa ini, khususnya warga kami (Jawa) di daerah,” pintanya.
Himbau serupa juga disampaikan pengurus Dewan adat Dayak Kabupaten Sintang dan Pengurus Dewan adat Dayak kecamatan se- Kabupaten Sintang, para temenggung adat Dayak se-Kabupaten Sintang, dan tokoh pemuda dayak serta seluruh masyarakat Kabupaten Sintang menyikapi pasca pilkada Gubernur Kalbar 2018.
“Dengan ini saya mengimbau kepada seluruh pengurus DAD untuk menjaga keamanan dan ketertiban pasca pilkada tersebut agar tetap aman, damai dan kondusif sampai proses penghitungan dan penetapan hasil Pilgub Kalbar selesai,” sebut Ketua DAD Kabupaten Sintang Jefffay Edward didampingi sekretarisnya Herkulanus Roni.(das)
