Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Des 2020 22:29 WIB ·

Tradisi Keduk Beji, Pentingnya Memelihara Sumber Air untuk Kelangsungan Hidup Warga


					Tradisi Keduk Beji, membersihkan sumber mata air di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Jawaq Timur. (foto.Ist) Perbesar

Tradisi Keduk Beji, membersihkan sumber mata air di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi. Jawaq Timur. (foto.Ist)

Ngawi, Reportasenews – Tahukah Anda jika warga di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi memiliki tradisi adat unik dan menarik. Apa itu ? Ya, tradisi Keduk Beji salah satu upacara adat yang ada di sumber air Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi.

Kendati di tengah pandemi Covid-19, oleh warga setempat tradisi sakral tersebut tetap dilaksanakan setiap tahun sekali, tepatnya pada hari Selasa Kliwon berdasarkan penanggalan Jawa. Namun, para pengunjung yang datang dibatasi hanya warga sekitar demi mencegah penularan Covid-19.

“Tradisi Keduk Beji adalah upaya melestarikan tradisi budaya masyarakat setempat yang sudah turun temurun. Hanya saja, kali ini acara dibatasi karena Corona” ujar Mbah Wo Pomo, sesepuh Desa Tawun.

Mbah Wo Pomo menambahkan, tradisi Keduk Beji adalah membersihkan kotoran yang ada di kolam sumber Beji Tawun. Inti dari tradisi Keduk Beji adalah penyelaman dan penggantian kendi yang disimpan di pusat sumber air Beji yang ada di dalam gua.

“Tiap tahun, kendi di dalam sumber air Beji harus diganti melalui upacara ini agar sumber air Beji tetap bersih” ungkapnya.

Bagi warga sekitar, sumber air Beji yang berada di Taman Wisata Tawun merupakan sumber air yang sangat penting untuk kebutuhan minum, pengairan sawah, dan sumber air di taman Tawun sendiri. Oleh karenanya, kebersihan sumbernya harus terus dijaga agar tidak mati.

Sementara itu, mengantisipasi penularan Covid-19 saat tradisi Keduk Beji, pihak Kecamatan Kasreman bersama tim Gugus tugas mewajibkan para pengunjung terapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker

“Kami terapkan Prokes ketat bagi pengunjung tradisi Keduk Beji demi hindari penularan Covid-19” tegas Pegi Yudho Subekti, Camat Kasreman.

Upacara Keduk Beji sendiri dimulai dengan melakukan pengedukan atau pembersihan kotoran di dalam sumber Beji. Kemudian seluruh warga Desa Tawun yang berjenis kelamin laki-laki dari segala usia turun ke sumber air untuk mengambil sampah dan daun-daun yang mengotori kolam dalam setahun terakhir.

Warga yang akan menyelam mengganti kendi di sumber mata air.

Selama proses pembersihan, para kaum laki-laki yang berada di sumber air Beji menari dan melakukan tradisi saling pukul dengan ranting sambil diiringi tabuhan gendang.

Kemudian, upacara dilanjutkan dengan penyelaman untuk penggantian kendi di dalam pusat sumber. Orang yang berhak menyelam dan mengganti kendi di sumber air adalah keturunan dari Eyang Ludro Joyo yakni tokoh sesepuh desa yang dulunya dipercaya jasadnya menghilang di sumber Beji saat bertapa.

Lalu upacara dilanjutkan dengan penyiraman air legen ke dalam sumber Beji, dan penyeberangan sesaji dari arah timur ke barat sumber. Kemudian, ditutup dengan selamatan dan makan bersama dari Gunungan Lanang dan Gunungan Wadon yang telah disediakan bagi warga untuk mendapatkan berkah.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan, selain melestarikan sumber air, upacara Keduk Beji juga merupakan ikon wisata budaya Pemkab Ngawi.

“Keduk Beji telah menjadi salah satu budaya yang khas di Ngawi. Selain itu, agenda Keduk Beji sudah menjadi identitas daerah Ngawi. Kewajiban kita untuk melestarikanya,” tutupnya.(Don)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polresta Pontianak Gelar Apel Kekuatan Personil Hadapi Ancaman dan Gangguan Kamtibmas

22 Oktober 2021 - 18:38 WIB

Persatuan Orang Melayu Siap Bersinergi dengan Kodam XII Tanjungpura

22 Oktober 2021 - 15:39 WIB

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek di Polres Kubu Raya

22 Oktober 2021 - 15:34 WIB

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Beri Arahan Kepala Daerah dan Penegak Hukum di Kalbar

22 Oktober 2021 - 14:05 WIB

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Penggerebekan Kantor Pinjol di Pontianak

22 Oktober 2021 - 09:48 WIB

Dua Kapal Motor Air Nelayan di Sukabangun Ketapang Terbakar

22 Oktober 2021 - 05:16 WIB

Trending di Daerah