Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Agu 2020 19:29 WIB ·

Tradisi Sakral Pengesahan Warga Baru PSHT


					prosesi acara pengesahan sebagai warga baru PSHT. (foto:don) Perbesar

prosesi acara pengesahan sebagai warga baru PSHT. (foto:don)

Ngawi,reportasenews.com – Sebanyak 76 calon warga Perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Sub Rayon Desa Bangun Rejo Kidul Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi mulai menjalani prosesi acara pengesahan sebagai warga baru.

Baik calon warga PSHT laki-laki maupun perempuan ini nampak gotong royong dengan penuh kebersamaan mempersiapkan keperluan acara pengesahan.

“Kami solidaritas kerja bersama mempersiapkan keperluan acara pengesahan. Utamakan kebersamaan” kata Suwito, Wakil Ketua Sub Rayon PSHT Desa Bangun Rejo Kidul.

Menariknya, PSHT memiliki cara yang unik untuk melihat karakter pesilatnya, yakni dengan media ayam jago yang selama ini dipelihara beberapa tahun. Namun, pada akhirnya ayam jago tersebut harus disembelih sebagai tanda mengorbankan kesenangan hawa nafsu pemiliknya.

Tak hanya itu, dalam acara sakral pengesahan calon warga PSHT juga wajib menyiapkan Pisang Raja. Adapun makna dan tujuannya agar setelah disyahkan sebagi warga baru memiliki wibawa selayaknya raja.   

Tak lupa juga menyiapkan daun suruh ketemu rose yang miliki makna jalinan persaudaraan yang tak pernah putus.

“warga PSHT yang telah disahkan akan mendapat gelar tingkat satu sebagai Satria Anom” ungkap Sugeng Haryono, S.Pd ketua PSHT cabang Ngawi saat ditemui Ngawi Times.

Sugeng Haryono juga berharap dalam perayaan pengesahan warga baru tidak ada kegiatan konvoi di jalan. Selain imbauan para  warga PSHT untuk tidak mendatangi tempat pengesahan. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pencegahan penyebaran Covid-19 di Ngawi utamanya.

“Jangan ada aksi konvoi dan kerumunan warga PSHT demi menjaga keamanan dan ketertiban” harap Sugeng Haryono.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pengesahan warga baru PSHT kali ini akan dilaksanakan di masing-masing ranting. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran corona, selain adanya instruksi dari Bupati Ngawi.

“Pemisahan lokasi pengesahan warga baru PSHT sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19. Calon warga maupun pengurus juga wajib pakai masker dan jaga kebersihan” jelas Sugeng Haryono.

Sementara untuk Kabupaten Ngawi sendiri, sebanyak 5.048 warga baru PSHT dari 19 ranting akan disahkan pada tahun ini. Acara pengesahan akan mendapatkan pengamanan ketat dari pihak kepolisian. (don)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 771 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

DPDR Gelar Paripurna PAW Anggota Fraksi PDIP Sisa Masa Jabatan 2019-2024

27 Mei 2022 - 19:44 WIB

Pastikan Keamanan Perayaan Kenaikan Isa Al Masih, Polres Ngawi Perketat Gereja

26 Mei 2022 - 17:12 WIB

Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir Ditengah Masyarakat

25 Mei 2022 - 16:24 WIB

Lagi Penumpang Bus Mendadak Meninggal, Diduga Karena Serangan Jantung

24 Mei 2022 - 18:14 WIB

Kabareskrim: Kasus Pencurian TBS Kelapa Sawit di Mukomuko Diselesaiakan Secara Restoratif Justice

24 Mei 2022 - 12:44 WIB

Peran Pemasyarakatan Dalam Menciptakan Manusia Kompeten dan Produktif

23 Mei 2022 - 19:44 WIB

Trending di Daerah