Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Agu 2022 11:46 WIB ·

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat Evakuasi Bayi di tengah banjir


					Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat Evakuasi Bayi di tengah banjir Perbesar

Saat wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat evakuasi seorang ibu yang baru melahirkan dan bayinya di tengah banjir (foto istimewa)

 

Putussibau, Kalimantan Barat, reportasenews.com – Banjir yang merendam wilayah Kabupaten Kapuas Hulu meluas sejak semalam. Sabtu (6/8/2022) sekitar pukul 07.40 WIB, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Wahyudi Hidayat terjun langsung ke lokasi banjir.

Bahkan Wakil Bupati Kapuas Hulu tak sungkan mengendong bayi dari seorang ibu yang baru melahirkan untuk dievakuasi ke rumah sakit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu, Gunawan, yang dihubungi mengatakan banjir masih meluas sejak semalam di kota Putussibau, dimana ketinggian air masing-masing tempat bervariasi tergantung tinggi rendahnya permukaan tanah.

“Saat ini tim masih berada di lapangan, untuk berkeliling memantau pemukiman warga yang terendam dan memerlukan evakuasi segera,” kata Gunawan.

Untuk memastikan semua warga terdampak banjir dapat pertolongan dan bantuan, tim BPBD Kapuas Hulu juga sudah membangun posko bantuan dan dapur umum di sejumlah titik bencana banjir.

Banjir di Kabupaten Kapuas Hulu merendam setidaknya 14 Desa di 5 Kecamatan akibat curah hujan yang tinggi sejak Kamis (4/8/2022) hingga saat ini.

Warga harus kesulitan keluar masuk ke kota Putussibau karena saat bersamaan sebuah truk kontainer tergelincir saat melewati tanjakan di jalan menuju ke kota Putussibau di bukit Biru Putussibau.

“Truk kontainer ini melintang di jalan, sehingga kendaraan kesulitan melanjutkan perjalanan. Barulah sore hari kemarin, truk kontainer berhasil dievakuasi, dan jalan sudah bisa dilalui kendaraan,” kata Gatot Sukoco Machrum, warga Pontianak.

Gatot mengatakan, wilayah penginapannya di Putussibau Selatan dekat dengan wilayah Bandar Udara Pangsuma juga terendam banjir.

“Ini kami masih mencari penginapan yang belum terendam banjir, karena masih ada pekerjaan disini,” terangnya.

Banjir di Kabupaten Kapuas Hulu telah menimbulkan dua korban jiwa, seorang anak perempuan berusia 6 tahun ditemukan tewas setelah tenggelam, dan seorang nenek juga ditemukan tewas di Kecamatan Hulu Gurung setelah jenasahnya ditemukan warga di Desa Bontai, Kecamatan Jongkong, Kapuas Hulu.

Ketinggian air saat ini mulai dari 50 centimeter hingga satu meter lebih.(das)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

1.052 WBP Lapas Kelas II A Pontianak dapat Remisi di HUT ke 77 Kemerdekaan RI

17 Agustus 2022 - 11:20 WIB

Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Kantor Gubernur Kalbar berlangsung Khidmat

17 Agustus 2022 - 10:39 WIB

Satresnarkoba Polres Ngawi Ringkus Delapan Pengedar Narkoba

17 Agustus 2022 - 09:24 WIB

Gara-gara Kartu PKH, Suami di Belu-NTT Tega Aniaya Istri Hingga Usus Terburai

16 Agustus 2022 - 21:40 WIB

Rayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Pemprov Kalbar Bagikan  Bendera dan Tanam 77 Jenis Pohon Hutan

16 Agustus 2022 - 18:49 WIB

Polsek Karanganyar Bersama Tim SAR Gelar Patroli Antisipasi Banjir dan Laka Air

16 Agustus 2022 - 16:41 WIB

Trending di Daerah