Menu

Mode Gelap

Daerah · 30 Jul 2019 23:23 WIB ·

Warga Juglangan, Hadang  Dump Truk Bermuatan Tanah Urugan 


					Warga saat menghadang puluhan dump truk pengangkut material tanah urugan. (foto:fat) Perbesar

Warga saat menghadang puluhan dump truk pengangkut material tanah urugan. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Karena dinilai merusak jalan, puluhan warga Dusun Moncel, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, menghadang puluhan dump truk yang mengangkut material tanah urugan, Selasa (30/7/20019).
Pasalnya, selain merusak sepanjan jalan desa, namun keberadaan puluhan dump truk yang melintas di jalan desa setempat juga merusak jembatan yang menghubungkan antara Desa Juglangan, Kecamatan Panji, dengan Desa/Kecamatan Kapongan, Situbondo.
Pantauan Reportasenews.co dilapangan, sebelum menghadang puluhan dump truk pengangkut material tanah urugan, puluhan warga setempat berkumpul di jalan desa di sekitar lokasi aktivitas  tambang yang disebut-sebut milik Salam, warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Bahkan, begitu mengetahui puluhan dump truk melintas di jalan desa, sehingga tanpa dikomando puluhan warga langsung menghadang puluhan dump truk,  yang mengangkut material tanah urugan tersebut.
Wahyudi, salah seorang warga Dusun Moncel, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo mengatakan,  warga terpaksa menghadang puluhan dump truk pengangkut material tanah urugan, karena akibat dump truk overtonase  yang melintas setiap hari, jalan desa dusun Moncel, Desa Juglangan dan jembatan penghubung antara dua desa mengalami  rusak berat.
“Oleh karena itu, mulai besok jangan ada lagi dump truk yang melintas di jalan desa, namun jika ada dump truk diketahui  tetap memaksa melintas di jalan desa, jangan salahkan warga memasang portal di sepanjang jalan desa,”ancam Wahyudi.
Sementara itu, Yuli Rahman selaku Kepala Desa (Kades) Kapongan, Kecamatan Kapongan, Situbondo mengatakan, pihaknya juga merasa keberatan dengan banyaknya dump truk yang melintas di jalan desa. Selain mengakibatkan jalan desa rusak, namun jembatan penghubung yang menghubungkan Desa/Kecamatan Kapongan dengan Desa Juglangan, Kecamatan Panji juga rusak.
“Saya juga keberatan karena bukan hanya jalan, tapi jembatan penghubung dua desa yang ada di desa kami sudah mulai retak,”pungkasnya.(fat)
Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Brebes 2024 Dilantik

16 Mei 2024 - 17:24 WIB

Trending di Daerah